Sebuah museum di Madinah menghadirkan gambaran kehidupan Nabi Muhammad SAW serta kota Madinah pada masa Rasulullah. Museum tersebut dikenal dengan nama Museum Anwar wa Athar. Melalui teknologi digital, museum ini menampilkan berbagai sisi sejarah secara detail. Kehadirannya menjadi salah satu tujuan yang menarik perhatian, termasuk bagi para pengunjung dari Indonesia.
Museum ini secara khusus berbicara tentang bagaimana kehidupan Nabi Muhammad SAW dijalani. Pengunjung diajak untuk belajar bersama mengenai perjalanan hidup Rasulullah. Selain itu, mereka juga diperkenalkan dengan gambaran kota Madinah pada masa Nabi. Pendekatan ini membuat sejarah terasa lebih dekat bagi siapa saja yang datang.
Untuk menyampaikan kisah tersebut, museum memanfaatkan berbagai layar interaktif. Layar-layar itu digunakan untuk memperkenalkan sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW. Materi yang ditampilkan pun hadir dengan berbagai macam tema. Hal ini memudahkan pengunjung memahami beragam aspek dari kehidupan Rasulullah.
Tema yang diangkat di museum cukup beragam dan rinci. Salah satunya adalah tentang keluarga Rasulullah SAW. Ada pula bagian yang menjelaskan bagaimana kehidupan Nabi Muhammad SAW sehari-hari. Bahkan, museum turut menampilkan gambaran mengenai ciri-ciri fisik tubuh Rasulullah SAW.
Pada bagian kedua, pengunjung diajak menyaksikan gambaran kota Madinah pada masa Rasulullah. Suasana Masjid Nabawi ditampilkan sebagai salah satu fokus utamanya. Selain itu, permukiman penduduk pada masa itu juga divisualisasikan dengan saksama. Hingga kamar Rasulullah pun digambarkan secara detail melalui teknologi digital.
Salah satu atraksi yang paling menarik perhatian adalah ruang virtual reality. Ruang ini menampilkan rekonstruksi kamar Rasulullah secara khusus. Melalui teknologi tersebut, pengunjung dapat melihat gambaran ruangan dengan lebih nyata. Pengalaman ini menjadi daya tarik tersendiri di dalam museum.
Rekonstruksi kamar Rasulullah itu menampilkan sejumlah bagian penting. Mulai dari atap, pintu, hingga tempat penyimpanan air ditampilkan dalam visualisasi tersebut. Tidak hanya itu, lokasi makam Rasulullah turut digambarkan di dalamnya. Makam tersebut berdampingan dengan makam Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Umar bin Khattab.
