LIVE PROTOCOL
EET--:--:-- edition--.--.--

Keraton Kasunanan Solo gelar tradisi malam satu suro dengan kirab kerbau bule dan pusaka

Keraton Kasunanan Solo gelar tradisi malam satu suro dengan kirab kerbau bule dan pusaka

Keraton Kasunanan Surakarta di Kota Solo, Jawa Tengah, menggelar tradisi malam satu suro dengan mengirab kerbau bule keturunan Kiai Slamet beserta puluhan pusaka. Kirab yang dimulai tengah malam itu diikuti ribuan orang dari berbagai daerah yang mengenakan pakaian Jawa, berjalan keluar tembok keraton mengelilingi Kota Solo, dengan kerbau bule sebagai cucuk lampah atau pembuka jalan.

Keraton Kasunanan Surakarta di Kota Solo, Jawa Tengah, menggelar tradisi malam satu suro yang menjadi salah satu peringatan budaya penting bagi masyarakat Jawa. Tradisi ini kembali digelar dengan menghadirkan prosesi kirab yang sarat nilai adat dan budaya.

Dalam tradisi malam satu suro tersebut, pihak keraton mengirab kerbau bule yang merupakan keturunan Kiai Slamet, beserta puluhan pusaka milik keraton. Kerbau bule dan benda-benda pusaka itu menjadi bagian utama dalam rangkaian kirab yang digelar.

Kirab tersebut digelar mulai tengah malam, sesuai dengan tradisi peringatan malam satu suro yang dilaksanakan pada pergantian tahun dalam penanggalan Jawa. Suasana khidmat menyelimuti jalannya prosesi sejak awal pelaksanaannya.

Prosesi kirab ini diikuti oleh ribuan orang yang datang dari berbagai daerah. Para peserta tampak mengenakan pakaian Jawa saat mengikuti rangkaian kirab yang menjadi tradisi tahunan keraton tersebut.

Rombongan kirab berjalan keluar dari tembok keraton dan mengelilingi Kota Solo. Ribuan peserta mengiringi jalannya prosesi yang melintasi sejumlah kawasan di kota tersebut sepanjang malam.

Dalam kirab itu, kerbau-kerbau bule menjadi cucuk lampah atau pembuka jalan. Selain membuka jalan, keberadaan kerbau tersebut juga menjadi acuan kirab, yakni menentukan kapan rombongan berhenti dan kapan kembali berjalan.

Loading article...