culture | tvOne News |
Otoritas Umum Statistik Arab Saudi mengumumkan total jamaah haji 2026 mencapai 1.707.301 orang, meningkat 2,04 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sebanyak 1,546 juta jamaah berasal dari luar Arab Saudi.
Otoritas Umum Statistik Arab Saudi secara resmi mengumumkan bahwa jumlah total jamaah yang melaksanakan ibadah haji tahun 2026 mencapai 1.707.301 orang. Angka ini meningkat 2,04 persen dibandingkan tahun lalu, menunjukkan tren pemulihan dan pertumbuhan jumlah jamaah haji pasca pandemi.
Dari total tersebut, sebanyak lebih dari 1.546.000 jamaah berasal dari luar Arab Saudi. Ini menunjukkan bahwa ibadah haji tetap menjadi salah satu pergerakan massal terbesar di dunia, dengan jamaah yang datang dari berbagai penjuru dunia untuk menunaikan rukun Islam kelima.
Pelaksanaan ibadah haji tahun ini berlangsung di tengah kondisi cuaca yang sangat terik di kawasan Mekah dan sekitarnya. Petugas kesehatan mengimbau seluruh jamaah, khususnya lansia dan mereka dengan kondisi kesehatan tertentu, untuk tidak memaksakan diri saat melaksanakan lempar jumroh di waktu padat.
Jamaah Indonesia sendiri diminta untuk melaksanakan lempar jumroh pada sore hari saat cuaca tidak terlalu terik guna menghindari heat stroke, dehidrasi, dan kelelahan. Bagi jamaah lanjut usia atau berrisiko tinggi, proses lempar jumroh dapat diwakilkan kepada jamaah lain yang lebih muda dan sehat.
Lebih dari 600 petugas haji Indonesia disiagakan di sepanjang jalur dari tenda menuju kawasan Jamarat untuk memastikan keamanan dan kenyamanan jamaah. Petugas ditempatkan di titik-titik strategis untuk mengatur arus pergerakan jamaah dan memberikan pertolongan bagi yang membutuhkan, sebagaimana dilaporkan tvOne News.