Sebuah inovasi datang dari ruang kelas di Kabupaten Kampar, Riau, di mana para siswa berhasil mengubah limbah menjadi sumber energi. Mereka memanfaatkan sisa minyak goreng dari dapur program makan bergizi gratis untuk membuat bahan bakar biodiesel, sebuah ide yang menggabungkan pengelolaan limbah dengan kebutuhan energi.
Bahan bakar yang dihasilkan para siswa ini berupa biodiesel B100, yang disebut hampir setara dengan bahan bakar diesel pada umumnya. Hal ini menunjukkan bahwa limbah dapur yang selama ini sering dianggap tidak bernilai ternyata bisa diolah menjadi produk dengan kualitas yang patut diperhitungkan.
Proses pembuatannya pun ditampilkan secara langsung. Di ruang kelas, para siswa mempraktikkan cara pengolahan minyak jelantah menjadi biodiesel di hadapan tim penguji serta tim pembina dari anggota DPRD Kampar, sehingga inovasi tersebut bisa disaksikan dan dinilai secara langsung.
Tidak berhenti pada teori, hasil olahan tersebut juga langsung dibuktikan kemampuannya. Biodiesel B100 hasil karya siswa dan siswi MAN 5 Kampar ini bisa langsung diujikan ke mesin genset yang berbahan bakar biosolar, menunjukkan bahwa produk mereka memang dapat digunakan.
Anggota DPRD Kabupaten Kampar, Eko Sutrisno, berharap agar inovasi para siswa sekolah ini mendapat dukungan langsung dari berbagai pihak. Ia menyebut perlunya dukungan dari pemerintah kabupaten, pemerintah Provinsi Riau, hingga sampai ke tingkat Presiden Prabowo Subianto.
Ia juga mengajak pemerintah daerah, khususnya di Kabupaten Kampar, untuk ikut serta dengan memberikan fasilitas bagi pengembangan inovasi tersebut. Menurutnya, dukungan semacam itu penting agar gagasan yang lahir dari sekolah dapat berkembang lebih jauh dan tidak berhenti hanya pada tahap percobaan.
Dengan pengolahan limbah minyak goreng melalui metode riset, biodiesel yang dihasilkan diharapkan dapat digunakan oleh berbagai lapisan masyarakat di Indonesia. Inovasi ini pun dipandang sebagai salah satu jawaban atas persoalan bangsa, sekaligus contoh pemanfaatan energi terbarukan dari bahan yang mudah ditemukan.
