LIVE PROTOCOL
EET--:--:-- edition--.--.--

Rupiah tembus 18 ribu per dolar AS, pemerintah perkuat koordinasi

Rupiah tembus 18 ribu per dolar AS, pemerintah perkuat koordinasi

Nilai tukar rupiah melemah hingga menembus 18 ribu per dolar Amerika Serikat, mendorong pemerintah memperkuat koordinasi untuk menjaga stabilitas. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah pelemahan disebabkan kebijakan pemerintah dan menudingnya pada rumor pasar, sementara Menteri Perdagangan Budi Santoso menilai pelemahan justru membuat produk ekspor Indonesia lebih kompetitif.

Nilai tukar rupiah terus melemah hingga menembus level 18 ribu per dolar Amerika Serikat, memicu kekhawatiran publik sekaligus mendorong pemerintah memperkuat koordinasi untuk menjaga stabilitas. Seperti dilaporkan tvOne News, pelemahan mata uang ini menjadi sorotan utama karena nilai tukar telah jauh melampaui asumsi yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tahun 2026, yang dipatok pada angka 16.500 rupiah per dolar.

Menanggapi situasi tersebut, Menteri Perdagangan Budi Santoso justru melihat adanya sisi positif dari pelemahan rupiah. Menurutnya, nilai tukar yang melemah membuat produk Indonesia menjadi lebih kompetitif di pasar internasional, sehingga pemerintah berupaya memanfaatkan momentum itu untuk mendorong pertumbuhan ekspor. Ia menyebut kinerja ekspor nasional masih menunjukkan tren yang positif sejak awal tahun ini.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah bahwa pelemahan rupiah hingga menembus 18 ribu per dolar disebabkan oleh kebijakan pemerintah yang dinilai sembrono. Ia menegaskan bahwa pergerakan nilai tukar belakangan ini lebih banyak dipengaruhi oleh beragam isu dan rumor yang beredar di pasar keuangan, termasuk kabar tidak benar mengenai instruksi uji ketahanan atau stress test kepada perbankan.

Purbaya menekankan bahwa tugas utamanya adalah menjaga fondasi ekonomi agar tetap kuat dan terus berjalan semakin cepat. Ia meyakini bahwa pada akhirnya nilai tukar rupiah akan kembali ditentukan oleh fondasi ekonominya, dan bukan oleh sentimen sesaat yang muncul dari rumor di pasar. Karena itu, ia meminta masyarakat tidak terlalu terpengaruh oleh berbagai kabar yang belum tentu kebenarannya.

Menjawab tudingan bahwa pelemahan rupiah berakar pada pengelolaan fiskal yang berantakan, Purbaya menyatakan kondisi fiskal justru membaik. Ia mengungkapkan bahwa realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara pada bulan Mei lebih baik dibandingkan bulan April, dengan defisit yang menurutnya tinggal sekitar 0,7 persen selama lima bulan pertama tahun ini. Pemerintah dijadwalkan merilis pembaruan data fiskal bulanan pada pekan berikutnya.

Menanggapi pelemahan nilai tukar, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan pemerintah tengah melakukan koordinasi yang intensif antarlembaga dan kementerian di bidang ekonomi. Ia menyebut Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan serta mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna menjaga stabilitas rupiah.

Prasetyo Hadi juga membantah rumor yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya berencana mundur dari kabinet. Pemerintah, menurutnya, tetap meyakini bahwa fundamental ekonomi Indonesia yang tercermin dari pertumbuhan ekonomi serta inflasi yang masih terjaga berada dalam kondisi yang cukup kuat. Keyakinan itu diharapkan dapat meredam tekanan terhadap rupiah yang sempat menembus level 18 ribu per dolar.

Loading article...