LIVE PROTOCOL
EET--:--:-- edition--.--.--

Menteri Keuangan Purbaya akan ke Tiongkok dan Inggris untuk promosikan surat utang global, termasuk panda bond berdenominasi yuan

Menteri Keuangan Purbaya akan ke Tiongkok dan Inggris untuk promosikan surat utang global, termasuk panda bond berdenominasi yuan

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana terbang ke Tiongkok dan Inggris pada pertengahan Juni 2026 untuk mempromosikan instrumen surat utang Indonesia dan memperluas basis investor global. Ia dijadwalkan bertolak ke Tiongkok pada 16 Juni 2026 untuk mempromosikan rencana penerbitan surat utang global berdenominasi yuan atau panda bond, sebagai strategi diversifikasi pembiayaan negara.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana melakukan kunjungan ke Tiongkok dan Inggris pada pertengahan Juni 2026. Kunjungan tersebut dilakukan untuk mempromosikan instrumen surat utang Indonesia sekaligus memperluas basis investor global, sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam mengelola pembiayaan negara.

Dalam konferensi pers APBN Kita edisi Juni 2026, Purbaya menyatakan bahwa ia akan bertolak ke Tiongkok pada 16 Juni 2026. Agenda utama dalam kunjungan tersebut adalah mempromosikan rencana penerbitan surat utang global yang akan diterbitkan pemerintah Indonesia.

Surat utang global yang dipromosikan itu berdenominasi yuan, atau yang biasa dikenal dengan istilah panda bond. Penerbitan instrumen tersebut ditargetkan dapat terealisasi pada bulan ini, dan menjadi salah satu langkah yang disiapkan pemerintah dalam strategi pembiayaannya.

Penerbitan panda bond ini menjadi bagian dari strategi diversifikasi sumber pembiayaan negara. Dengan langkah tersebut, pemerintah berupaya memastikan bahwa anggaran pendapatan dan belanja negara atau APBN tidak bergantung hanya pada satu sumber pendanaan tertentu.

Setelah agenda di Tiongkok, Menteri Keuangan dijadwalkan melanjutkan lawatannya ke Inggris. Di sana, Purbaya direncanakan bertemu dengan para investor untuk meyakinkan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat dan dikelola dengan kebijakan yang baik.

Melalui rangkaian kunjungan ke dua negara tersebut, pemerintah berharap dapat memperluas jangkauan investor sekaligus memperkuat kepercayaan pasar terhadap ekonomi Indonesia. Upaya diversifikasi sumber pembiayaan ini ditempuh agar pengelolaan keuangan negara menjadi lebih fleksibel dan tidak bertumpu pada satu kanal pendanaan saja.

Loading article...