finance | Bloomberg |
UBS menaikkan target harga saham Micron Technology dari 535 menjadi 1.625 dolar. Bank investasi Swiss ini mengutip kontrak pasokan chip memori jangka panjang yang dapat mendukung pendapatan dan arus kas bebas yang jauh lebih tinggi hingga 2029.
UBS secara dramatis menaikkan target harga saham Micron Technology dari 535 menjadi 1.625 dolar, peningkatan hampir tiga kali lipat yang menarik perhatian Wall Street. Bank investasi asal Swiss ini mengutip kontrak pasokan chip memori jangka panjang yang dapat mendukung pendapatan dan arus kas bebas yang jauh lebih tinggi hingga tahun 2029.
Kenaikan target harga yang masif ini datang di saat saham Micron sudah dalam tren naik, melonjak lebih dari enam persen di perdagangan pra-pasar setelah Presiden Trump secara khusus menyebut perusahaan tersebut dalam sebuah rapat akbar pada hari Jumat. Trump menyoroti komitmen Micron untuk menginvestasikan sekitar 200 miliar dolar dalam pengembangan kapasitas produksi di Amerika Serikat.
Sektor semikonduktor merupakan salah satu penerima manfaat terbesar dari ledakan kecerdasan buatan. Chip memori memainkan peran penting dalam infrastruktur pusat data. Micron sebagai salah satu produsen chip memori terbesar di dunia berada dalam posisi yang baik untuk menangkap permintaan yang meningkat terhadap memori bandwidth tinggi yang dibutuhkan untuk beban kerja AI.
Dalam perkembangan terpisah, saham perusahaan energi nuklir Oklo melonjak hampir sepuluh persen setelah mengumumkan pakta baru dengan Departemen Energi AS. Kesepakatan ini menyoroti semakin besarnya persinggungan antara infrastruktur energi dan investasi teknologi.
Pasar secara keseluruhan diperdagangkan lebih tinggi dengan futures S&P 500 naik dua pertiga poin persentase dan futures Nasdaq naik lebih dari satu poin persentase, meskipun ketegangan di Timur Tengah terus berlanjut.