Mantan Presiden Joko Widodo kembali melanjutkan safari politik ke daerah, dan kali ini ia tidak menutupi tujuan kunjungannya. Seperti dilaporkan Metro TV, dalam lawatan ke Lampung, Jokowi secara terbuka menyatakan bahwa salah satu misi kunjungannya adalah memberikan motivasi kepada partai politik yang dipimpin anaknya, yakni PSI. Pernyataan itu sekaligus menegaskan bahwa agenda kali ini bukan sekadar bernuansa silaturahmi.
Selama berada di Lampung, Jokowi dijadwalkan menemui beragam kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh adat, hingga pelaku UMKM, petani, dan para relawan. Ia juga direncanakan menghadiri sejumlah kegiatan kebudayaan di daerah tersebut. Rangkaian agenda itu disebut akan berlangsung selama beberapa hari, dengan pola kunjungan langsung ke tengah warga.
Gaya turun langsung itu mengingatkan publik pada ciri khas blusukan yang melekat pada Jokowi sejak menjabat wali kota, gubernur, hingga presiden. Dalam agenda di Lampung, ia didampingi Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep. Kehadiran keduanya secara bersamaan dinilai mempertegas bahwa safari ini juga menjadi momen konsolidasi internal partai menjelang dinamika politik menuju Pemilu 2029.
Jokowi sendiri menegaskan motif kunjungannya saat berbicara di sela kegiatan. Menurutnya, untuk PSI ia ingin berperan sebagai pemberi motivasi sekaligus menyampaikan pesan-pesan kepada para kader. Ia juga menyebut bahwa jadwal kunjungannya cukup padat dan berlangsung selama beberapa hari di luar kota, sejalan dengan rangkaian pertemuan yang telah disiapkan.
Langkah Jokowi yang kembali turun ke daerah turut mendapat tanggapan dari internal PDIP. Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat menilai kehadiran Jokowi di berbagai daerah justru akan membuat kader PDIP semakin solid dalam melakukan konsolidasi dan turun menyapa masyarakat. Dengan kata lain, gerakan itu dianggap tidak merugikan, bahkan bisa memicu partai lain untuk lebih aktif.
Meski mempersilakan Jokowi berkeliling Indonesia, Djarot juga menyinggung polemik ijazah yang hingga kini masih menjadi perdebatan publik. Menurutnya, akan lebih baik jika dalam safari tersebut Jokowi sekaligus menunjukkan ijazah aslinya. Dengan begitu, ia menilai persoalan yang berkepanjangan itu dapat diakhiri dan tidak terus menjadi bahan perdebatan di ruang publik.
Sebelumnya, tanggapan juga datang dari Partai Gerindra. Wakil Ketua Umum Gerindra Prasetyo Hadi mengaku pihaknya tidak keberatan atas rencana Jokowi mengumpulkan dukungan untuk PSI ke berbagai wilayah, dan menilai langkah safari politik itu sebagai hal yang wajar karena Jokowi merupakan seorang negarawan. Saat ditanya soal rumor keberlanjutan pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran pada periode kedua, ia enggan menanggapi lebih lanjut dan menyebut semua pihak kini fokus menyelesaikan berbagai persoalan rakyat.
