politics | Metro TV |
Pemerintah Indonesia menyetujui anggaran sebesar 100,166 triliun rupiah untuk program rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana di tiga provinsi di Sumatra. Anggaran tersebut akan digunakan selama tiga tahun ke depan untuk mempercepat pemulihan infrastruktur dan pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak.
Pemerintah Indonesia resmi menyetujui anggaran sebesar 100,166 triliun rupiah untuk program rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana di tiga provinsi di Sumatra. Keputusan ini disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri selaku Ketua Satuan Tugas Penanggulangan Bencana dalam konferensi pers yang digelar di Istana Negara.
Anggaran tersebut akan dialokasikan selama tiga tahun ke depan dengan fokus utama pada percepatan pemulihan infrastruktur publik yang rusak akibat bencana. Program ini mencakup perbaikan jalan, jembatan, fasilitas kesehatan, sekolah, dan berbagai infrastruktur vital lainnya yang terdampak di ketiga provinsi.
Selain pemulihan infrastruktur, sebagian besar anggaran juga akan digunakan untuk pembangunan hunian tetap bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana. Pemerintah menargetkan agar seluruh warga terdampak dapat menempati rumah permanen dalam kurun waktu tiga tahun pelaksanaan program.
Keputusan penetapan anggaran ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mempercepat proses pemulihan yang selama ini dinilai berjalan lambat oleh sejumlah kalangan. Dengan adanya kepastian pendanaan, diharapkan proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat segera dipercepat dan dijalankan secara lebih terstruktur.
Pemerintah juga menegaskan bahwa pelaksanaan program ini akan diawasi secara ketat untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran. Koordinasi antar kementerian dan lembaga terkait akan ditingkatkan guna memastikan setiap rupiah yang dialokasikan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.