Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Menteri Negara Urusan Luar Negeri Qatar, Sultan Bin Saad Al-Muraikhi, di Istana Merdeka, Jakarta. Pertemuan kedua pihak membahas penguatan kerja sama investasi sekaligus persiapan peringatan 50 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Qatar yang telah terjalin selama ini.
Dalam keterangan tertulisnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indrawijaya menyampaikan bahwa pihak Qatar memberikan apresiasi terhadap perkembangan ekonomi Indonesia. Apresiasi tersebut menjadi salah satu latar dari pembicaraan mengenai peluang memperdalam kerja sama ekonomi antara kedua negara.
Terkait kerja sama ekonomi, pemerintah Qatar menegaskan komitmen investasi di Indonesia dengan nilai mencapai 4 miliar dolar AS. Komitmen ini menjadi salah satu poin utama yang mengemuka dalam pertemuan di Istana Merdeka tersebut.
Investasi tersebut diarahkan untuk mendukung pembangunan nasional. Selain itu, langkah ini dinilai membuka peluang bagi perluasan kerja sama di berbagai sektor strategis lainnya antara Indonesia dan Qatar pada masa mendatang.
Selain membahas investasi, pertemuan ini juga mempersiapkan rencana kunjungan Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani, ke Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pada akhir tahun 2026. Kunjungan tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam hubungan bilateral kedua negara.
Rencana kunjungan Emir Qatar itu akan bertepatan dengan peringatan 50 tahun hubungan diplomatik yang telah terjalin antara Indonesia dan Qatar. Momentum tersebut diharapkan semakin memperkuat kemitraan jangka panjang yang ingin terus dikembangkan oleh kedua belah pihak.
