politics | tvOne News |
Presiden Trump membeberkan tiga syarat mutlak yang harus dipenuhi Iran untuk mencapai kesepakatan damai. Iran wajib berjanji tidak akan membangun senjata nuklir, Selat Hormuz harus segera dibuka tanpa pungutan tarif, dan seluruh ranjau laut wajib disapu bersih. Sebagai imbalan, AS berjanji mencabut blokade laut. Sementara itu, Iran meragukan keseriusan Trump terkait pengumuman pencabutan blokade tersebut.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah membeberkan secara rinci tiga syarat mutlak yang harus dipenuhi Iran untuk mencapai kesepakatan damai dalam konflik yang telah memasuki bulan keempat. Melalui akun media sosialnya, Trump menyampaikan kondisi-kondisi yang tidak bisa ditawar ini kepada publik internasional.
Syarat pertama dan terpenting adalah Iran wajib berjanji untuk tidak akan pernah membangun senjata maupun bom nuklir. Syarat kedua, jalur pelayaran di Selat Hormuz yang merupakan urat nadi perdagangan energi global harus segera dibuka sepenuhnya tanpa adanya pungutan tarif apa pun. Syarat ketiga, seluruh ranjau laut yang telah ditebar di perairan tersebut wajib disapu bersih tanpa sisa.
Sebagai imbalan atas terpenuhinya ketiga syarat tersebut, Amerika Serikat berjanji akan mencabut blokade laut yang selama ini diterapkan terhadap Iran. Dengan dicabutnya blokade, seluruh kapal yang sempat tertahan akan kembali dapat berlayar dengan bebas. Terkait isu nuklir, militer AS mengklaim akan menghancurkan material uranium Iran yang terkubur jauh di bawah pegunungan.
Namun pengumuman Trump mengenai pencabutan blokade laut disambut dengan skeptisisme oleh pihak Iran. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan bahwa negaranya akan memantau situasi ini dengan sangat cermat dan menilai sejauh mana janji Trump benar-benar terwujud di lapangan. Sumber-sumber Iran yang dikutip media dalam negeri juga menyampaikan keraguan terhadap keseriusan Presiden AS.
Kondisi-kondisi yang diajukan Trump ini menggambarkan pendekatan transaksi yang khas dari presiden AS. Di satu sisi, ia menuntut konsesi besar dari Iran terkait program nuklir dan kendali atas jalur perdagangan strategis. Di sisi lain, ia menawarkan pencabutan tekanan ekonomi dan militer yang telah membuat Iran semakin terisolasi dalam beberapa bulan terakhir.