politics | tvOne News |
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menetapkan tiga syarat mutlak bagi Iran: tidak boleh membangun senjata nuklir, membuka Selat Hormuz sepenuhnya, dan menyapu bersih ranjau laut. Negosiator utama Iran Galibaf menyatakan tidak mempercayai janji AS.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menggelar pertemuan khusus di Gedung Putih dan menetapkan tiga syarat mutlak yang harus dipenuhi Iran dalam kesepakatan damai. Syarat-syarat ini disampaikan melalui akun media sosial resminya.
Syarat pertama, Iran wajib berjanji untuk tidak akan pernah membangun senjata maupun bom nuklir. Kedua, jalur pelayaran di Selat Hormuz harus segera dibuka sepenuhnya tanpa adanya pengenaan tarif. Ketiga, seluruh ranjau laut wajib disapu bersih tanpa sisa dari perairan tersebut.
Sebagai imbalan, Amerika Serikat berjanji akan mencabut blokade laut sehingga seluruh kapal yang sempat tertahan bisa kembali berlayar bebas. Untuk urusan nuklir, militer AS mengklaim akan menghancurkan material uranium Iran yang terkubur jauh di bawah pegunungan.
Trump juga menegaskan tidak akan ada transaksi keuangan apapun antara kedua negara hingga pemberitahuan lebih lanjut. Sementara itu, sebuah sumber mengklaim bahwa kedua negara telah sepakat untuk memperpanjang gencatan senjata sekaligus mencabut pembatasan pelayaran di Selat Hormuz.
Negosiator utama Iran Mohamed Baqer Galibaf menegaskan bahwa Iran tidak lagi mempercayai janji manis Amerika Serikat. Melalui unggahannya di media sosial, Galibaf menyatakan akan menilai berdasarkan tindakan nyata dan Iran tidak akan mengambil langkah apapun sebelum pihak lawan bertindak lebih dulu.