LIVE PROTOCOL
EET--:--:-- edition--.--.--

AS tembakkan Hellfire ke tanker Lexie, Iran balas serang Bahrain dan Kuwait

AS tembakkan Hellfire ke tanker Lexie, Iran balas serang Bahrain dan Kuwait

Konfrontasi militer di Teluk Persia meningkat setelah Amerika Serikat menembakkan rudal Hellfire ke tanker berbendera Botswana M/T Lexie yang mencoba menerobos blokade menuju Pulau Kharg, Iran. Iran membalas dengan serangan rudal balistik dan drone ke pangkalan AS di Bahrain dan Kuwait.

Ketegangan militer di Teluk Persia meningkat tajam setelah Angkatan Laut Amerika Serikat menembakkan rudal Hellfire dari helikopter ke tanker minyak berbendera Botswana bernama M/T Lexie. Serangan dilakukan setelah tanker tersebut berupaya menerobos blokade Amerika Serikat menuju Pulau Kharg, salah satu terminal ekspor minyak utama Iran.

Menurut laporan Pusat Komando Amerika Serikat atau CENTCOM, M/T Lexie telah dijatuhi sanksi sejak 2019 karena melanggar sanksi terhadap Iran. Awak kapal dilaporkan mengabaikan peringatan berulang kali selama 24 jam sebelum akhirnya rudal ditembakkan ke kamar mesin kapal sehingga menonaktifkan tanker tersebut.

Serangan terhadap M/T Lexie memicu balasan dari Iran. Garda Revolusi Iran melancarkan serangan rudal balistik dan drone ke markas Armada Kelima Amerika Serikat di Bahrain serta pangkalan militer AS di Kuwait. Iran menyatakan serangan tersebut sebagai pembalasan atas tindakan AS yang menghancurkan menara komunikasi di Pulau Qashem.

CENTCOM pada hari Selasa 2 Juni membantah keras klaim Iran bahwa serangan mereka berhasil menghantam markas Armada Kelima di Bahrain. CENTCOM menyatakan seluruh serangan Iran terhadap pasukan Amerika telah gagal total, dengan tiga rudal yang diluncurkan ke Bahrain berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara AS dan Bahrain.

Meski CENTCOM membantah keberhasilan serangan Iran, Garda Revolusi mengedarkan video yang diklaim menunjukkan penyerangan ke markas Armada Kelima. Video amatir lain juga memperlihatkan rudal pertahanan Amerika Serikat berupaya keras menahan serangan bertubi-tubi dari Iran.

Sebagai balasan atas serangan Iran, AS melakukan dua serangan tambahan ke menara komunikasi Iran di Pulau Qashem. Area operasi Armada Kelima AS meliputi 21 negara termasuk kawasan Terusan Suez, Selat Bab el-Mandab, dan Selat Hormuz yang merupakan jalur pelayaran strategis bagi perdagangan minyak dunia.

Blokade laut AS terhadap Iran dimulai sejak 13 April lalu. Sejak saat itu, pasukan AS telah menonaktifkan enam kapal komersial dan mengalihkan 122 kapal lainnya. Eskalasi terbaru ini menjadi ujian serius bagi upaya diplomatik yang sedang berlangsung antara kedua negara di tengah ketegangan yang terus meningkat di kawasan Teluk Persia.

Loading article...