Dua orang pemuda di Kota Bau-Bau, Sulawesi Tenggara, menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan sekelompok orang yang diduga sebagai geng motor. Aksi kekerasan tersebut terekam kamera pengawas atau CCTV yang berada di lokasi kejadian, sehingga rekaman peristiwa itu pun memperlihatkan jalannya pengeroyokan terhadap kedua korban.
Menurut keterangan korban, peristiwa itu bermula ketika ia tengah berboncengan sepeda motor bersama rekannya. Keduanya saat itu hendak membeli makan di sebuah ruas jalan di Kota Bau-Bau, sebelum akhirnya menjadi sasaran sekelompok pemuda yang diduga merupakan geng motor.
Dari arah belakang, kelompok yang diduga geng motor itu langsung memepet kendaraan korban. Tidak lama kemudian, salah satu pelaku menarik korban yang dibonceng hingga terjatuh ke aspal, dan dalam kejadian itu korban sempat ditabrak pada bagian kepalanya.
Setelah korban terjatuh, aksi kekerasan berlanjut. Kedua korban dipukul dan ditendang secara bersama-sama oleh para pelaku, yang menurut keterangan diperkirakan berjumlah sekitar 20 orang. Akibat penganiayaan yang dilakukan beramai-ramai itu, kedua korban mengalami luka lebam di tubuh mereka.
Tidak hanya mengalami kekerasan fisik, salah satu korban juga mengaku menderita kerugian lain dalam peristiwa tersebut. Korban menyebut bahwa telepon genggam atau ponsel miliknya turut diambil oleh para pelaku saat aksi pengeroyokan itu berlangsung.
Usai mengalami pengeroyokan, kedua korban langsung melaporkan peristiwa yang menimpa mereka kepada pihak kepolisian. Laporan tersebut disampaikan ke Polres Bau-Bau, agar kasus kekerasan oleh kelompok yang diduga geng motor itu dapat ditindaklanjuti oleh aparat.
