Seorang bocah berusia 9 tahun di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menjadi korban peluru nyasar saat tengah bermain di samping rumahnya. Peristiwa yang tidak disangka-sangka itu membuat keluarga korban terpukul dan mengundang perhatian warga sekitar.
Menurut keterangan nenek korban, pada saat kejadian tidak terdengar adanya keributan apa pun di sekitar rumah. Suasana yang semula tenang berubah seketika ketika sesuatu yang tidak terlihat melukai sang bocah.
Tiba-tiba korban berteriak kesakitan dan kemudian jatuh pingsan. Keluarga yang panik segera memberikan pertolongan, tanpa mengetahui dari mana asal proyektil yang mengenai tubuh anak tersebut.
Polres Metro Bekasi langsung menggelar penyelidikan untuk mengungkap sumber tembakan sekaligus mencari pelaku. Sebagai bagian dari proses tersebut, sebanyak enam orang saksi telah dimintai keterangan oleh penyidik.
Barang bukti berupa proyektil yang diangkat dari tubuh korban dipastikan berasal dari sebuah senapan angin. Temuan ini menjadi petunjuk penting bagi polisi dalam menelusuri dari mana dan oleh siapa tembakan itu dilepaskan.
Kondisi korban dilaporkan berangsur membaik setelah menjalani operasi pengangkatan proyektil di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. Sementara itu, penyelidikan untuk memastikan penyebab dan pelaku penembakan masih terus berjalan.
