LIVE PROTOCOL
EET--:--:-- edition--.--.--

Tiga pekerja PDAM tewas di gorong-gorong Cipayung diduga gas beracun

Tiga pekerja PDAM tewas di gorong-gorong Cipayung diduga gas beracun

Tragedi maut menimpa tiga pekerja Perusahaan Daerah Air Minum atau PDAM di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, pada Kamis siang. Ketiganya tewas di dalam gorong-gorong sedalam empat hingga lima meter saat hendak melakukan perbaikan rekayasa saluran air. Tragedi bermula ketika salah satu pekerja turun ke dalam gorong-gorong untuk melakukan perbaikan, namun tiba-tiba berteriak minta tolong karena diduga menghirup gas beracun. Korban kedua yang berniat menolong rekannya juga langsung terjatuh dan pingsan, diikuti oleh korban ketiga yang mengalami nasib serupa. Proses evakuasi berlangsung tidak mudah karena kedalaman lubang, sehingga petugas harus menggunakan sistem katrol dan crane penderek untuk mengangkat jenazah para korban satu per satu dari dalam gorong-gorong.

Sebuah tragedi maut merenggut nyawa tiga pekerja Perusahaan Daerah Air Minum atau PDAM di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, pada Kamis siang. Ketiga pekerja tersebut ditemukan tewas di dalam sebuah gorong-gorong saat mereka sedang menjalankan tugas untuk melakukan perbaikan pada saluran air di lokasi tersebut.

Insiden nahas ini terjadi di dalam gorong-gorong yang memiliki kedalaman sekitar empat hingga lima meter. Para pekerja disebut tengah melakukan perbaikan rekayasa saluran air ketika peristiwa yang merenggut nyawa mereka bertiga itu berlangsung, mengubah aktivitas kerja biasa menjadi sebuah tragedi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika salah satu pekerja turun terlebih dahulu ke dalam gorong-gorong untuk mulai melakukan perbaikan. Namun, tidak lama setelah berada di bawah, pekerja itu tiba-tiba berteriak meminta tolong karena diduga menghirup gas beracun yang terperangkap di dalam saluran tersebut.

Mendengar teriakan minta tolong itu, korban kedua yang berada di atas berupaya menolong rekannya dengan ikut turun ke dalam gorong-gorong. Sayangnya, ia pun langsung terjatuh dan pingsan begitu berada di dalam lubang, diduga karena menghirup gas beracun yang sama.

Situasi kemudian semakin memburuk ketika korban ketiga yang juga mencoba memberikan pertolongan mengalami nasib yang serupa. Ketiganya akhirnya tidak sadarkan diri di dalam gorong-gorong, dan tidak ada satu pun dari mereka yang berhasil keluar dengan selamat dari saluran bawah tanah tersebut.

Proses evakuasi terhadap ketiga korban berlangsung tidak mudah karena posisi mereka berada di dalam lubang yang cukup dalam. Untuk mengangkat jenazah para korban, petugas terpaksa menggunakan sistem katrol serta crane penderek, sehingga jenazah dapat dievakuasi satu per satu dari dalam gorong-gorong.

Peristiwa ini kembali menyoroti bahaya besar yang mengintai pekerja di ruang tertutup seperti gorong-gorong, terutama akibat potensi gas beracun. Pihak berwenang diperkirakan akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti dari tragedi yang merenggut tiga nyawa pekerja PDAM tersebut.

Loading article...