LIVE PROTOCOL
EET--:--:-- edition--.--.--

Final sepak bola antar kampung di Lumajang ricuh, wasit dikejar ratusan suporter

Final sepak bola antar kampung di Lumajang ricuh, wasit dikejar ratusan suporter

Laga final sepak bola antar kampung di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, berakhir ricuh pada Sabtu petang. Ratusan suporter kesebelasan yang kalah mengejar wasit yang dianggap kurang adil, hingga sempat memicu tawuran antar penonton sebelum berhasil diredam petugas.

Sebuah laga final sepak bola antar kampung di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, berakhir dengan kericuhan pada Sabtu petang. Menurut laporan tvOne News, suasana yang semula meriah sebagai ajang olahraga antar warga berubah menjadi tegang hanya beberapa saat setelah pertandingan usai, ketika para pendukung dari kesebelasan yang kalah tidak dapat menerima hasil akhir laga tersebut.

Kericuhan pecah tepat setelah wasit meniupkan peluit panjang sebagai tanda berakhirnya pertandingan. Pada momen itulah ketegangan yang sebelumnya terpendam di antara para penonton langsung memuncak, mengubah akhir sebuah pertandingan tingkat kampung menjadi peristiwa yang berujung pada kekacauan di area lapangan.

Tanpa ada komando, ratusan suporter pendukung kesebelasan Kandangan dari Kecamatan Senduro langsung berlarian masuk ke dalam lapangan pertandingan. Kekecewaan yang mendalam atas kekalahan tim yang mereka dukung mendorong massa dalam jumlah besar itu untuk menyerbu lapangan, sehingga area pertandingan dengan cepat dipenuhi oleh penonton yang emosi.

Kemarahan para suporter terutama tertuju kepada wasit yang memimpin jalannya pertandingan. Mereka menilai sang pengadil lapangan kurang adil dalam mengambil sejumlah keputusan selama laga berlangsung. Akibat penilaian itu, ratusan pendukung yang kecewa langsung mengejar wasit begitu pertandingan berakhir, sehingga aksi protes pun semakin meluas di tengah lapangan.

Melihat situasi yang semakin memanas, sejumlah petugas keamanan yang berjaga di lokasi segera bergerak untuk melindungi wasit. Di tengah kerumunan massa yang dipenuhi emosi, petugas dengan susah payah akhirnya berhasil mengamankan wasit dari aksi pengejaran dan amukan para suporter yang terus mendesak ke arahnya.

Meski wasit berhasil diselamatkan dari kejaran massa, ketegangan di area pertandingan belum sepenuhnya reda. Kericuhan justru berkembang menjadi aksi tawuran antar penonton yang berada di lokasi, membuat suasana di sekitar lapangan sempat tidak terkendali selama beberapa saat seusai pertandingan berakhir.

Aparat keamanan kemudian berupaya meredam bentrokan yang terjadi antar kelompok penonton tersebut. Setelah melalui proses penertiban, aksi tawuran yang sempat pecah akhirnya berhasil diredam, dan situasi di lokasi pertandingan berangsur kembali terkendali setelah massa yang terlibat dalam kericuhan mulai dibubarkan dari area lapangan.

Loading article...