world | tvOne News |
Militer Israel melancarkan serangan terhadap Bendungan Karoun, bendungan terbesar di Lebanon, dengan sedikitnya tiga hantaman rudal. Serangan ini menambah daftar panjang agresi Israel di Lebanon yang mencatat lebih dari 120 serangan udara dalam beberapa pekan terakhir.
Militer Israel melancarkan serangan terhadap Bendungan Karoun yang merupakan bendungan terbesar di Lebanon. Sebagaimana dilaporkan tvOne News, video yang beredar memperlihatkan detik-detik saat sedikitnya tiga hantaman rudal menyasar kawasan waduk di Lebanon Timur tersebut.
Aksi bombardir ini menambah daftar panjang agresi brutal Israel di Lebanon. Keamanan setempat mencatat Israel telah melancarkan lebih dari 120 serangan udara, menjadikannya sebagai intensitas pengeboman terberat dalam beberapa pekan terakhir. Kota Tirus di selatan Lebanon kembali hancur dihantam serangan udara.
Sebelum serangan terjadi, militer Israel dilaporkan mengeluarkan perintah evakuasi kilat kepada warga. Namun ancaman tidak berhenti di situ, Israel kini terpantau semakin memperluas operasi darat di kawasan selatan Lebanon dan telah menerobos batas demarkasi yang dikenal sebagai garis kuning.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan akan terus meningkatkan intensitas serangan terhadap para pejuang Hezbollah. Serangan terhadap infrastruktur sipil seperti bendungan menimbulkan kekhawatiran serius akan dampak kemanusiaan yang luas bagi penduduk Lebanon yang bergantung pada sumber air tersebut.
Eskalasi militer di Lebanon ini terjadi di tengah upaya diplomasi untuk mencapai kesepakatan damai yang lebih luas antara Amerika Serikat dan Iran. Teheran menuntut agar perjanjian damai harus mencakup penarikan lengkap pasukan Israel dari Lebanon, sementara Israel menolak keras untuk memasukkan Lebanon dalam kerangka negosiasi dengan Iran.