LIVE PROTOCOL
EET--:--:-- edition--.--.--

Wakil Gubernur DKI Jakarta ungkap pipa air berusia seratus tahun penyebab jalan ambles di Lenteng Agung

Wakil Gubernur DKI Jakarta ungkap pipa air berusia seratus tahun penyebab jalan ambles di Lenteng Agung

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengungkapkan bahwa pipa air milik PAMJAYA yang sebagian berusia hingga seratus tahun diduga menjadi penyebab utama amblasnya jalan di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Rano Karno memperingatkan bahwa kejadian serupa dapat terjadi di wilayah lain Jakarta mengingat banyaknya infrastruktur tua di ibu kota. Lubang amblesan berdiameter empat meter dan kedalaman dua meter.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengungkapkan penyebab di balik amblasnya jalan di kawasan Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan yang menghebohkan publik. Menurut Rano Karno, infrastruktur bawah tanah yang sudah sangat tua, khususnya jaringan pipa air milik PAMJAYA yang sebagian berusia hingga seratus tahun, diduga menjadi faktor utama terjadinya amblesan.

Pipa air di Jakarta ini usianya seratus tahun. Anda bisa bayangkan, usianya seratus tahun pasti akan rapuh, kata Rano Karno dalam keterangannya yang ditayangkan Metro TV. Ia menambahkan bahwa kejadian serupa pernah terjadi di kota-kota besar lain seperti Bangkok dan Tokyo.

Rano Karno memperingatkan bahwa amblesan serupa sangat mungkin terjadi di wilayah lain Jakarta, bukan hanya di satu tempat. Mengingat banyaknya infrastruktur tua yang tersebar di seluruh ibu kota, ia meminta warga turut melakukan pengawasan dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi kerusakan infrastruktur di lingkungan masing-masing.

Berdasarkan pantauan di lokasi, lubang amblesan memiliki diameter empat meter dan kedalaman dua meter. Perbaikan permanen telah dilakukan sejak Jumat malam dengan menggunakan belasan box culvert dan alat berat ekskavator. Saat ini dua lajur jalan sudah dibuka namun penyempitan masih menyebabkan kepadatan sekitar dua ratus meter.

Jurnalis Metro TV melaporkan bahwa aliran air yang cukup deras masih terlihat di lokasi perbaikan, mengindikasikan bahwa beberapa konstruksi yang sudah tipis semakin lapuk dan berpotensi ambruk kembali. Proses perbaikan dilakukan dengan dua skema untuk memastikan keamanan jalan secara jangka panjang.

Tantangan utama yang dihadapi Pemprov DKI adalah kekurangan personel pemeliharaan jalan. Rano Karno mengungkapkan bahwa petugas PJLP di Bina Marga kekurangannya hampir tiga ribu orang, sementara untuk merekrut terdapat keterbatasan anggaran. Kondisi ini menambah kekhawatiran akan kemampuan pemerintah daerah mendeteksi dan mencegah amblesan serupa di masa depan.

Loading article...