Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan secara resmi meluncurkan program sekolah swasta gratis. Program ini mulai diimplementasikan pada tahun ajaran 2025-2026 sebagai bagian dari upaya untuk memperluas akses pendidikan di ibu kota.
Pada tahun 2026, tercatat ada 103 sekolah swasta yang masuk ke dalam program tersebut. Program ini dijalankan dengan skema pendanaan pendidikan yang dikenal dengan nama sekolah swasta gratis.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana, program ini dilatarbelakangi oleh kondisi di Jakarta yang tidak semua kelurahannya memiliki sekolah negeri. Karena itu, pemerintah daerah berupaya memberikan akses pendidikan yang lebih merata bagi warga.
Dalam pelaksanaannya, penjaringan sekolah diprioritaskan untuk jenjang pendidikan yang berada di wilayah tanpa sekolah negeri. Selain melalui prioritas tersebut, pihak sekolah juga dapat mengajukan diri untuk masuk ke dalam program ini.
Setiap sekolah yang diajukan kemudian melalui proses verifikasi dan validasi terkait kelayakan penyelenggaraan pendidikannya. Tujuan utamanya adalah memastikan agar mutu layanan di sekolah-sekolah swasta tersebut dapat disetarakan dengan sekolah negeri.
Pendanaan program ini bersumber dari dana sekolah swasta gratis, yang antara lain digunakan untuk mendukung fasilitas pembelajaran bagi para siswa. Pemprov DKI Jakarta berharap program ini dapat membantu lebih banyak anak memperoleh pendidikan yang berkualitas tanpa terbebani biaya.
