Kebakaran besar melanda permukiman padat penduduk di Jalan Bandengan, Penjaringan, Jakarta Utara, pada sore hari. Kobaran api yang cukup besar muncul dari kawasan permukiman yang berada tepat di tepi rel kereta api di wilayah tersebut.
Saat api dengan cepat membesar, warga panik berhamburan menyelamatkan diri. Sebagian warga bahkan sempat berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian.
Menurut keterangan saksi, kebakaran diduga berawal ketika salah seorang penghuni tengah memasak lalu meninggalkan kompor dalam keadaan menyala. Api dari kompor kemudian menyambar barang-barang yang mudah terbakar di sekitarnya dan dengan cepat membesar.
Petugas menyebut titik awal api diperkirakan berasal dari lantai dua salah satu bangunan. Banyaknya material yang mudah terbakar di permukiman padat itu membuat api cepat merembet ke bangunan-bangunan di sekitarnya.
Setelah berjibaku memadamkan api, petugas akhirnya berhasil menjinakkan kobaran tersebut dalam waktu sekitar satu jam. Meski demikian, api sudah terlanjur menghanguskan lima rumah permanen dan 20 unit kontrakan petak di lokasi.
Dalam peristiwa kebakaran ini tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Namun, kebakaran tersebut menimbulkan kerugian besar bagi warga yang tinggal di kawasan padat penduduk itu.
Akibat kebakaran, sebanyak 65 kepala keluarga dengan total 145 jiwa terpaksa kehilangan tempat tinggal mereka. Penyebab pasti kebakaran masih akan didalami lebih lanjut oleh pihak berwenang.
