world | tvOne News |
Tim pengawas haji DPR RI menemukan sejumlah jamaah haji Indonesia harus tidur di luar tenda di Mina karena tidak mendapatkan tempat. Anggota DPR Husni menyebut temuan ini akan menjadi catatan serius dan Kemenag akan dipanggil untuk dimintai pertanggungjawaban.
Tim pengawas haji DPR RI melakukan sidak ke fasilitas tenda jamaah haji kloter 1 embarkasi Medan di Mina dan menemukan banyak jamaah yang harus tidur di luar tenda karena tidak mendapatkan tempat. Sebagaimana dilaporkan tvOne News, anggota DPR Husni menyatakan temuan ini akan menjadi catatan serius dari tim pengawas untuk pemerintah.
Husni menegaskan bahwa kondisi ini sangat memprihatinkan mengingat para jamaah telah menunggu puluhan tahun untuk menunaikan ibadah haji. Ia menuntut agar semua jamaah dapat tertampung di dalam tenda dan dilayani dengan sebaik mungkin sesuai dengan hak mereka sebagai jamaah yang telah membayar penuh biaya haji.
Sebagai tindak lanjut, DPR akan memanggil pihak Kementerian Agama untuk memberikan peringatan dan pertanggungjawaban. Husni menyebut bahwa klaim pemerintah yang menyatakan semuanya aman ternyata belum sesuai dengan kenyataan di lapangan. Tim pengawas menemukan kondisi yang berbeda dari laporan resmi yang diterima.
Sidak dilakukan pada dini hari di beberapa tenda jamaah Indonesia di Mina. Selain masalah keterbatasan tempat di tenda, tim pengawas juga menemukan beberapa kasus lain yang memerlukan perhatian serius dari pihak penyelenggara haji. Detail temuan tambahan akan disampaikan dalam laporan resmi kepada DPR.
Permasalahan akomodasi di Mina bukanlah hal baru dalam penyelenggaraan ibadah haji, namun temuan kali ini dianggap lebih serius karena melibatkan jamaah yang terpaksa bermalam di luar tenda dalam kondisi cuaca panas yang ekstrem di Arab Saudi. DPR mendesak Kemenag untuk segera mengambil langkah konkret agar kejadian serupa tidak terulang pada hari-hari berikutnya selama musim haji berlangsung.