Sebuah kapal feri penumpang bernama Mutiara Sentosa 2 terbakar pada Minggu pagi, 2 Agustus 2026, saat sedang dalam pelayaran dari Surabaya di Jawa Timur menuju Makassar di Sulawesi Selatan. Api dilaporkan berkobar sekitar pukul enam hingga tujuh pagi ketika kapal berada di perairan lepas Kabupaten Sumenep. Insiden ini dengan cepat berubah menjadi sebuah tragedi laut, karena kapal tengah membawa ratusan orang di atasnya saat kebakaran terjadi.
Menurut data yang dihimpun, kapal feri tersebut mengangkut sebanyak 232 penumpang beserta 39 anggota awak, sehingga total orang yang berada di atas kapal mendekati angka tiga ratus. Jumlah penumpang yang besar ini membuat upaya penyelamatan menjadi sangat menantang, terlebih kejadian berlangsung di tengah laut dan pada jam-jam awal pagi, saat pertolongan tidak dapat langsung menjangkau lokasi dalam waktu singkat.
Sejumlah kapal yang kebetulan berada tidak jauh dari lokasi kejadian bergerak cepat untuk memberikan pertolongan. Berkat bantuan tersebut, sebanyak 225 orang berhasil diselamatkan dari kapal yang terbakar. Namun, tim penyelamat juga mengevakuasi lima jenazah dari lokasi, sementara setidaknya 41 orang lainnya hingga kini masih dinyatakan hilang dan menjadi fokus utama operasi pencarian yang terus berlangsung.
Untuk menangani keadaan darurat ini, tim search and rescue segera dikerahkan. Sebuah kapal penyelamat diberangkatkan dari Surabaya menuju lokasi kejadian, meskipun diperkirakan membutuhkan waktu sekitar enam jam untuk sampai. Selain itu, sebuah perahu karet dari pos penyelamatan di Sumenep juga sempat diberangkatkan ke arah lokasi, tetapi akhirnya terpaksa kembali ke daratan karena kondisi laut yang bergelombang tinggi.
Kondisi cuaca dan gelombang laut yang tidak bersahabat menambah kesulitan bagi tim penyelamat dalam menjangkau para korban. Untuk memperkuat operasi pencarian dan pertolongan, Angkatan Laut Indonesia turut mengerahkan sebuah kapal perang ke lokasi. Kehadiran unsur militer ini diharapkan dapat mempercepat proses evakuasi serta memperluas jangkauan pencarian terhadap puluhan orang yang masih hilang.
Hingga saat ini, penyebab pasti yang memicu kebakaran di kapal feri Mutiara Sentosa 2 belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan. Pihak berwenang menyatakan bahwa investigasi menyeluruh akan dilakukan setelah operasi penyelamatan dan pencarian korban dinyatakan selesai, agar dapat dipastikan bagaimana api bisa berkobar dan menyebar di atas kapal yang tengah berlayar tersebut.
Rute yang dilayari kapal ini menghubungkan Surabaya, kota terbesar kedua di Indonesia yang berada di Jawa Timur, dengan Makassar di Sulawesi Selatan. Perjalanan laut antarpulau semacam ini merupakan sarana transportasi penting bagi banyak warga. Musibah kebakaran yang menimpa Mutiara Sentosa 2 kembali menyoroti besarnya risiko yang dihadapi para penumpang dalam pelayaran jarak jauh, sekaligus pentingnya kecepatan respons tim penyelamat dalam situasi darurat di tengah laut.
