LIVE PROTOCOL
EET--:--:-- edition--.--.--

Kapal kargo Golden Star 1 tenggelam di perairan perbatasan Batam dan Singapura, sembilan kru selamat

Kapal kargo Golden Star 1 tenggelam di perairan perbatasan Batam dan Singapura, sembilan kru selamat

Sebuah kapal kargo berbendera Tanzania yang mengangkut 107 kontainer tenggelam di perairan perbatasan Batam dan Singapura pada Jumat malam. Sembilan anak buah kapal Golden Star 1 berhasil diselamatkan, sementara puluhan kontainer yang hanyut kini diawasi petugas karena berpotensi mengganggu jalur pelayaran.

Sebuah kapal kargo yang mengangkut ratusan kontainer tenggelam di perairan Selat Malaka, tepatnya di wilayah perbatasan antara Batam dan Singapura. Seluruh anak buah kapal berhasil diselamatkan, sementara puluhan kontainer dilaporkan hanyut dan kini diawasi petugas karena berpotensi mengganggu jalur pelayaran di kawasan yang padat lalu lintas laut tersebut.

Sebanyak sembilan anak buah kapal Golden Star 1 berhasil dievakuasi oleh KSOP Khusus Batam setelah kapal yang mereka tumpangi tenggelam di perairan Selat Singapura pada Jumat malam. Penyelamatan terhadap para kru menjadi prioritas pertama begitu petugas tiba di lokasi kejadian dan mendapati mereka telah berada di laut.

Proses penyelamatan dilakukan menggunakan kapal patroli KN376 milik KSOP Khusus Batam. Para korban ditemukan terapung di tengah laut dengan mengenakan jaket pelampung sebelum akhirnya dievakuasi ke atas kapal patroli dalam kondisi selamat. Seluruh kru kemudian dipastikan berhasil diselamatkan dari perairan tersebut.

Kapal kargo berbendera Tanzania itu diketahui mengangkut 107 kontainer saat insiden terjadi. Kapal tengah berlayar dari Singapura menuju Pasir Gudang, Malaysia, ketika musibah menimpanya di perairan perbatasan kedua negara, sebuah jalur yang kerap dilintasi kapal-kapal niaga internasional.

Saat melintas di perairan perbatasan Batam dan Singapura, kapal mengalami kebocoran pada bagian depan. Air yang terus masuk membuat kapal perlahan kehilangan keseimbangan, miring, kemudian terbalik, dan akhirnya tenggelam. Sembilan kru sempat melompat ke laut pada saat kejadian sebelum kemudian berhasil diselamatkan oleh petugas.

KSOP Khusus Batam menerima informasi mengenai insiden ini sekitar pukul 21.30 dari VTS Batam dan langsung menggerakkan kapal patroli menuju lokasi. Tindakan pertama yang dilakukan petugas adalah menyelamatkan kru kapal yang sudah berada di laut saat kejadian, sebelum beralih menangani dampak lain dari tenggelamnya kapal tersebut.

Pasca-insiden, kapal patroli dari pangkalan PLP Tanjung Uban diterjunkan untuk mengamankan dan memantau sejumlah kontainer yang terlepas dari kapal dan hanyut di perairan sekitar lokasi. Hingga kini, KSOP Khusus Batam bersama pangkalan PLP Tanjung Uban masih melakukan pengawasan di sekitar lokasi tenggelamnya kapal demi menjaga keselamatan jalur pelayaran.

Loading article...