LIVE PROTOCOL
EET--:--:-- edition--.--.--

Anggota Satres Narkoba Polres Katingan gugur saat penggerebekan narkoba

Anggota Satres Narkoba Polres Katingan gugur saat penggerebekan narkoba

Aibda Yudi Perdana, anggota Satres Narkoba Polres Katingan, gugur saat bertugas dalam penggerebekan bandar narkoba di Desa Tumbang Kaleme, Katingan, Kalimantan Tengah. Jenazahnya telah diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan. Dua anggota Polres Katingan lainnya dilaporkan hilang usai bentrok, sementara seorang terduga pelaku ditangkap di sebuah kapal pencari emas di Sungai Katingan.

Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Katingan, Yudi Perdana, gugur saat menjalankan tugas dalam sebuah penggerebekan terhadap jaringan narkoba di Kalimantan Tengah. Peristiwa ini menjadi pukulan berat bagi jajaran kepolisian setempat, mengingat korban gugur ketika sedang menjalankan operasi pemberantasan peredaran narkoba yang penuh risiko.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Yudi Perdana gugur saat bertugas dalam penggerebekan terhadap seorang bandar narkoba yang berlangsung di Desa Tumbang Kaleme, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Operasi tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk menindak peredaran narkoba di wilayah yang selama ini menjadi perhatian aparat penegak hukum.

Jenazah Yudi Perdana kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara di Palangkaraya sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Suasana haru menyelimuti kedatangan jenazah, dengan keluarga yang tak kuasa menahan tangis saat menerima jenazah anggota kepolisian yang gugur dalam menjalankan tugasnya tersebut.

Pihak keluarga memastikan bahwa jenazah yang diserahkan adalah benar Yudi Perdana, anggota Satres Narkoba Polres Katingan. Proses penyerahan jenazah dilakukan sebagai penghormatan terakhir kepada korban yang dinyatakan gugur dalam tugas, sebelum akhirnya dimakamkan sesuai dengan keinginan keluarga.

Selain korban yang gugur, peristiwa ini juga menyisakan kekhawatiran karena dua anggota Polres Katingan lainnya, yang disebut bernama Sumaryanto dan Nopandri Ramadana, dilaporkan hilang setelah terjadi bentrokan dengan sekelompok orang. Hingga kini keberadaan keduanya masih terus dicari oleh tim yang diterjunkan ke lapangan.

Dalam perkembangan penanganan kasus, seorang terduga pelaku penyerangan berhasil ditangkap saat berada di dalam sebuah kapal pencari emas di Sungai Katingan. Menurut keterangan, saat ditangkap tidak ada perlawanan dari terduga pelaku, dan yang bersangkutan langsung dibawa ke Polres Katingan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kepolisian menyatakan bahwa penyelidikan atas peristiwa ini masih terus didalami oleh tim penyidik, termasuk untuk memastikan peran para pihak yang terlibat. Upaya pencarian terhadap dua anggota yang hilang juga terus dilakukan, seiring dengan proses hukum terhadap terduga pelaku yang telah diamankan, guna mengungkap secara menyeluruh rangkaian peristiwa yang menyebabkan seorang anggota kepolisian gugur dalam tugas.

Loading article...