Kebakaran hebat melanda sebuah pabrik pengolahan minyak goreng di Kabupaten Muaro Jambi. Bahan minyak goreng yang mudah terbakar membuat api dengan cepat membesar hingga akhirnya meratakan bangunan pabrik. Kobaran api yang besar memaksa orang-orang di sekitar lokasi untuk segera menjauh demi keselamatan mereka.
Besarnya kobaran api membuat para pekerja berhamburan menyelamatkan diri, baik para pekerja di dalam pabrik maupun warga yang tinggal di sekitar lokasi. Suasana di area pabrik sempat menegangkan ketika api terus membesar dan melahap bangunan beserta isinya dalam waktu yang relatif singkat.
Berdasarkan keterangan petugas di lapangan, kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul satu dini hari. Pada jam tersebut aktivitas di sekitar pabrik sudah sepi, sehingga api sempat membesar sebelum upaya pemadaman benar-benar dapat dilakukan secara maksimal oleh petugas.
Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api. Petugas baru berhasil memadamkan kobaran api setelah berjibaku selama kurang lebih lima jam, mengingat sifat bahan minyak goreng yang mudah tersulut dan membuat api sulit dikendalikan dengan cepat.
Penyebab pasti terjadinya kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Dugaan sementara menyebutkan bahwa pusat api berasal dari korsleting atau hubungan arus pendek listrik, meski hal itu masih harus dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut di lokasi kejadian.
Meski kerugian materi cukup besar, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun bangunan pabrik, seluruh mesin produksi minyak goreng, serta tiga unit mobil operasional dilaporkan ludes terbakar, sehingga aktivitas produksi di pabrik tersebut dipastikan terhenti total akibat kebakaran ini.
