LIVE PROTOCOL
EET--:--:-- edition--.--.--

Warga Klaten kembalikan minyak goreng bantuan pangan diduga berbau solar

Warga Klaten kembalikan minyak goreng bantuan pangan diduga berbau solar

Warga di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, mengeluhkan minyak goreng bantuan pangan yang diduga berbau solar. Sejumlah warga mengaku mengalami pusing, mual hingga sakit perut setelah mengonsumsi makanan yang dimasak menggunakan minyak tersebut. Akibatnya, ratusan liter minyak goreng dikembalikan ke kantor desa. Warga Desa Wonoboyo, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten, beramai-ramai mengembalikan minyak goreng bantuan pangan ke kantor desa setempat. Minyak goreng dengan merek Minyak Kita itu dikembalikan karena mengeluarkan bau menyengat yang disebut mirip bau solar.

Warga di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, mengeluhkan minyak goreng bantuan pangan yang mereka terima. Minyak goreng tersebut diduga mengeluarkan bau yang tidak wajar, yakni bau menyengat yang disebut mirip dengan bau solar.

Keluhan tersebut muncul dari warga Desa Wonoboyo, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten. Mereka beramai-ramai memutuskan untuk mengembalikan minyak goreng bantuan pangan itu ke kantor desa setempat.

Jumlah minyak goreng yang dikembalikan oleh warga tidaklah sedikit. Berdasarkan keterangan yang disampaikan, ratusan liter minyak goreng dikembalikan secara bersama-sama ke kantor desa.

Minyak goreng yang dikeluhkan warga itu merupakan minyak goreng dengan merek Minyak Kita. Minyak tersebut merupakan bagian dari program bantuan pangan yang dibagikan kepada masyarakat.

Persoalan mulai dirasakan ketika minyak tersebut digunakan. Warga menyebut minyak goreng itu mengeluarkan bau menyengat yang dianggap menyerupai bau solar, sehingga membuat warga ragu untuk terus menggunakannya.

Yang lebih mengkhawatirkan, sejumlah warga mengaku mengalami gangguan kesehatan. Mereka menyebut merasakan pusing, mual, hingga sakit perut setelah mengonsumsi makanan yang dimasak menggunakan minyak goreng tersebut.

Kondisi inilah yang akhirnya mendorong warga untuk mengembalikan bantuan minyak goreng tersebut secara beramai-ramai. Pengembalian ratusan liter minyak goreng ke kantor desa menjadi bentuk keluhan warga atas kualitas bantuan pangan yang mereka terima.

Loading article...