Sebuah ledakan tabung gas elpiji berukuran 3 kilogram mengguncang kawasan Pasar Rebu di Jakarta dan terekam kamera CCTV. Rekaman menunjukkan ledakan cukup keras dari salah satu rumah warga yang langsung memicu kepanikan di lingkungan sekitar.
Akibat ledakan tersebut, tiga orang penghuni rumah yakni seorang suami, istri, dan anak pertama mereka mengalami luka bakar. Selain itu, lima rumah yang berdekatan dengan lokasi kejadian ikut mengalami kerusakan parah akibat daya ledakan yang sangat besar.
Salah seorang warga yang tinggal di dekat lokasi kejadian menuturkan bahwa sebelum ledakan terjadi, ia sudah mencium bau gas yang sangat menyengat. Warga tersebut bahkan sempat berinisiatif mencabut regulator tabung gasnya karena menduga tabung miliknya hampir habis.
Setelah mencabut regulator tabung gasnya sendiri, warga tersebut mengira bau gas sudah mereda dan memutuskan untuk beristirahat. Namun kemudian anaknya melaporkan bahwa bau gas masih sangat menyengat di lingkungan sekitar, dan tak lama setelah itu terjadi ledakan dahsyat.
Berdasarkan keterangan warga sekitar, bau gas menyengat tercium hingga radius sekitar lima meter dari rumah korban sebelum ledakan terjadi. Kronologi pasti kejadian ledakan tersebut masih dalam penyelidikan pihak berwajib.
Insiden ledakan tabung gas elpiji masih menjadi ancaman serius bagi permukiman padat penduduk di Indonesia. Tabung gas berukuran 3 kilogram yang disubsidi pemerintah digunakan secara luas oleh rumah tangga, dan kasus kebocoran serta ledakan kerap terjadi akibat regulator yang tidak berfungsi dengan baik.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi petugas pemadam kebakaran apabila mencium bau gas yang menyengat dan menghindari menyalakan api atau peralatan listrik di sekitar area yang diduga mengalami kebocoran gas.
