Sejumlah aksi mahasiswa berlangsung pada hari Senin di berbagai daerah di Indonesia, di antaranya di Jawa Barat dan Sumatra Utara. Para peserta menyuarakan berbagai persoalan yang dinilai semakin membebani masyarakat, dengan kenaikan harga bahan bakar minyak non-subsidi sebagai salah satu isu utama. Seluruh kegiatan berlangsung di bawah pengawalan aparat keamanan dan berjalan kondusif hingga selesai.
Di Jawa Barat, massa aksi mulai berkumpul sekitar pukul 15.30 WIB setelah sebelumnya melakukan long march dari titik kumpul menuju gedung DPRD Provinsi Jawa Barat. Para mahasiswa yang berbaur dengan sejumlah elemen masyarakat membawa berbagai spanduk dan poster berisi kritik serta aspirasi kepada pemerintah. Secara bergantian, mereka berorasi menyampaikan berbagai tuntutan.
Demonstrasi tersebut merespons sejumlah persoalan yang dinilai semakin membebani masyarakat, mulai dari kenaikan harga BBM non-subsidi, sulitnya lapangan pekerjaan, hingga persoalan pendidikan dan kesejahteraan rakyat. Setelah orasi berlangsung, aparat mendorong massa untuk mundur, hingga akhirnya peserta membubarkan diri ke arah Jalan Sulanjana dan Jalan Surapati.
Sementara itu, di tengah aksi unjuk rasa mahasiswa di depan kantor DPRD Sumatra Utara di Medan, Komandan Satuan Brimob Polda Sumut dan Kepala Polrestabes Medan membagikan minuman kepada para peserta aksi. Sejumlah mahasiswa terlihat menerima minuman sambil berbincang dengan personel kepolisian, di tengah cuaca dan kebutuhan logistik peserta yang telah berjam-jam berada di lokasi.
Aksi di Medan berlangsung dalam pengamanan personel gabungan Polda Sumut. Hingga kegiatan berakhir, massa aksi dapat menyampaikan aspirasinya dengan tertib, sementara situasi di sekitar kantor DPRD Sumut tetap aman dan kondusif. Selain berjaga di lokasi, petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar kawasan kegiatan, terutama saat kondisi jalan terdampak hujan.
Kehadiran para petugas di lokasi disebut sebagai bagian dari upaya menjamin hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sesuai aturan yang berlaku. Pihak kepolisian juga mengimbau peserta aksi untuk tetap menjaga ketertiban, tidak mudah terprovokasi, serta mengikuti arahan petugas di lapangan selama demonstrasi berlangsung.
