LIVE PROTOCOL
EET--:--:-- edition--.--.--

Lima rumah terbakar di Jalan Tinumbu Makassar akibat korsleting

Lima rumah terbakar di Jalan Tinumbu Makassar akibat korsleting

Sebanyak lima rumah di permukiman padat penduduk di Jalan Tinumbu, Makassar, Sulawesi Selatan, terbakar pada Kamis sore. Kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik, dan api dengan cepat membesar lantaran material rumah sebagian besar terbuat dari bahan yang mudah terbakar. Kondisi jalan yang sempit di kawasan permukiman padat tersebut sempat menjadi kendala bagi petugas dalam melakukan proses pemadaman. Untuk mengendalikan kobaran api, sebanyak 12 unit armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian. Setelah berjibaku selama kurang lebih empat jam, api akhirnya berhasil dipadamkan. Meski demikian, kebakaran ini menyebabkan lima rumah warga mengalami kerusakan, sementara penyebab pasti kebakaran masih terus diselidiki oleh pihak berwenang.

Sebuah kebakaran menghanguskan sebanyak lima rumah di permukiman padat penduduk yang berada di Jalan Tinumbu, Makassar, Sulawesi Selatan. Peristiwa kebakaran ini terjadi pada Kamis sore dan langsung menarik perhatian warga sekitar serta petugas pemadam kebakaran yang segera menuju ke lokasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik di salah satu rumah. Percikan dari korsleting itu kemudian menjadi awal dari api yang dengan cepat menyebar ke rumah-rumah lain di sekitarnya.

Api dilaporkan membesar dengan sangat cepat. Salah satu faktor yang mempercepat penjalaran api adalah material bangunan rumah yang sebagian besar terbuat dari bahan-bahan yang mudah terbakar, sehingga kobaran api semakin sulit dikendalikan dalam waktu singkat.

Proses pemadaman di lokasi kejadian tidak berjalan mudah. Kondisi jalan yang sempit di kawasan permukiman padat penduduk itu sempat menjadi kendala bagi petugas, karena menyulitkan akses armada pemadam kebakaran untuk mendekat ke titik-titik api.

Untuk mengendalikan dan memadamkan kobaran api, pihak berwenang mengerahkan sebanyak 12 unit armada pemadam kebakaran ke lokasi. Para petugas berjibaku menyemprotkan air dari berbagai sisi guna mencegah api meluas ke rumah-rumah warga lainnya di permukiman yang padat tersebut.

Setelah berjuang selama kurang lebih empat jam, api akhirnya berhasil dipadamkan. Kebakaran ini menyebabkan lima rumah warga mengalami kerusakan, sementara pihak berwenang menyatakan bahwa penyebab pasti dari kebakaran tersebut masih terus diselidiki lebih lanjut.

Loading article...