LIVE PROTOCOL
EET--:--:-- edition--.--.--

Pekerja bangunan di Maros nyaris tewas, leher terjepit talang beton yang roboh sebelum berhasil dievakuasi

Pekerja bangunan di Maros nyaris tewas, leher terjepit talang beton yang roboh sebelum berhasil dievakuasi

Seorang pekerja bangunan di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, nyaris kehilangan nyawa setelah lehernya terjepit material beton berupa talang air yang tiba-tiba roboh saat ia bekerja di teras rumah warga. Korban bernama Deddy Darmawan, 38 tahun, sempat terjebak selama lebih dari satu jam sebelum akhirnya ditemukan warga dan dilaporkan kepada petugas pemadam kebakaran. Proses evakuasi berlangsung dramatis karena leher korban terjepit di bawah talang beton sepanjang sekitar empat meter dengan lebar 60 hingga 70 sentimeter, dan setelah evakuasi sekitar 38 menit korban berhasil diselamatkan lalu dilarikan ke puskesmas terdekat.

Seorang pekerja bangunan di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, nyaris kehilangan nyawa setelah lehernya terjepit material beton berupa talang air yang tiba-tiba roboh saat ia tengah bekerja di teras rumah warga.

Korban diketahui bernama Deddy Darmawan, berusia 38 tahun. Ia sempat terjebak di bawah material beton tersebut selama lebih dari satu jam sebelum akhirnya ditemukan oleh warga di sekitar lokasi.

Setelah korban ditemukan, kejadian itu segera dilaporkan kepada petugas pemadam kebakaran yang kemudian datang ke lokasi untuk melakukan upaya penyelamatan.

Proses evakuasi berlangsung dramatis karena leher korban terjepit di bawah talang air beton yang panjangnya sekitar empat meter dengan lebar antara 60 hingga 70 sentimeter.

Petugas disebut harus bekerja dengan ekstra hati-hati untuk mencegah material beton itu kembali runtuh, yang dikhawatirkan dapat memperparah kondisi korban yang masih terjepit.

Diduga, konstruksi beton tersebut belum sepenuhnya kering dan belum cukup kuat untuk menahan beban, sehingga talang air beton itu tiba-tiba roboh dan menimpa korban yang sedang bekerja di bawahnya.

Setelah proses evakuasi yang berlangsung sekitar 38 menit, leher korban berhasil diselamatkan dari jepitan beton. Korban kemudian langsung dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Loading article...