LIVE PROTOCOL
EET--:--:-- edition--.--.--

Ibu hamil ditendang preman di terowongan Tembung, dua pelaku ditangkap polisi

Ibu hamil ditendang preman di terowongan Tembung, dua pelaku ditangkap polisi

Seorang ibu hamil dan suaminya menjadi korban penganiayaan dua preman di kawasan terowongan Tembung, Deli Serdang, Sumatera Utara. Korban yang sedang mengandung ditendang pada bagian perut, sementara suaminya turut dipukul dan diancam dengan senjata jenis air gun. Peristiwa yang sempat viral di media sosial itu berbuntut penangkapan dua pelaku oleh polisi pada malam harinya.

Seorang ibu hamil bersama suaminya menjadi korban penganiayaan oleh dua orang preman di kawasan terowongan Tembung, Deli Serdang, Sumatera Utara. Seperti dilaporkan tvOne News, korban yang tengah mengandung ditendang pada bagian perutnya, sementara para pelaku juga sempat mengancam korban dengan menggunakan senjata jenis air gun. Rekaman peristiwa itu kemudian beredar luas dan viral di media sosial.

Peristiwa bermula ketika korban dan suaminya yang tengah berboncengan menggunakan sepeda motor berhenti di kawasan terowongan bawah rel. Mereka berhenti untuk menghindari lemparan batu yang berterbangan akibat aksi tawuran yang saat itu sedang berlangsung di atas rel. Di lokasi itulah keduanya berhadapan dengan dua pelaku yang tengah mengatur arus lalu lintas.

Kedua pelaku memaksa korban dan suaminya untuk segera melintas dan tidak berhenti di lokasi tersebut. Namun, korban yang sedang dalam kondisi hamil menyampaikan bahwa ia takut untuk maju karena situasi di depannya tengah memanas oleh tawuran. Penjelasan korban itu justru memicu cekcok mulut antara dirinya dan para pelaku di tengah suasana yang kacau.

Di tengah perdebatan tersebut, korban sempat mengeluarkan telepon genggam, yang diduga hendak digunakan untuk merekam kejadian. Melihat hal itu, salah satu pelaku merasa khawatir aksi tawuran tersebut akan direkam dan disebarluaskan. Karena takut peristiwa itu menjadi viral, pelaku kemudian secara tiba-tiba menendang ke arah perut korban yang sedang hamil.

Tidak hanya menyerang sang istri, para pelaku juga turut menganiaya suami korban yang saat itu masih berada di atas sepeda motor. Suami korban ikut menjadi sasaran pemukulan oleh para pelaku di lokasi kejadian. Serangan terhadap pasangan suami istri itu berlangsung cukup cepat di area sekitar mulut terowongan tersebut.

Untuk menambah tekanan, salah satu pelaku sempat pergi ke sebuah bengkel di sekitar lokasi dan mengambil sebuah senjata jenis air gun. Senjata mirip pistol itu kemudian digunakan untuk menakut-nakuti para korban agar segera meninggalkan lokasi kejadian. Aksi inilah yang membuat peristiwa tersebut dinilai semakin meresahkan ketika videonya beredar.

Tak membutuhkan waktu lama, polisi bergerak dan meringkus kedua pelaku yang masing-masing berusia 37 dan 46 tahun pada malam harinya. Dari tangan pelaku, polisi turut menyita barang bukti berupa air gun yang digunakan dalam aksi tersebut. Korban sempat menjalani perawatan di rumah sakit, dan hasil pemeriksaan medis menyatakan kondisi kandungannya dalam keadaan baik, sementara kedua pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka.

Loading article...