Warga kawasan 13 Ulu, Palembang, Sumatera Selatan, digegerkan oleh peristiwa duel berdarah antara dua orang pria lanjut usia. Insiden itu berakhir tragis, dengan salah seorang dari keduanya meninggal dunia akibat luka yang dideritanya.
Korban dalam peristiwa ini adalah seorang pria lanjut usia berusia 72 tahun. Ia ditemukan tergeletak di depan rumahnya dengan luka bacok di bagian tangan, dalam kondisi yang memprihatinkan setelah perkelahian berdarah tersebut.
Warga sekitar yang melihat kondisi korban langsung berupaya menolong dengan membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Namun nyawa korban tidak tertolong, dan ia meninggal dunia yang diduga disebabkan oleh kehabisan darah.
Menurut keterangan keluarga korban, sebelum penganiayaan terjadi, korban dan pelaku sempat terlibat cekcok mulut di depan rumah korban. Perselisihan paham itu kemudian diduga menjadi latar belakang yang memicu duel berdarah hingga merenggut nyawa.
Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi tempat kejadian, mengamankan lokasi, dan meminta keterangan dari para saksi. Penanganan perkara ini dilakukan oleh Polsek Seberang Ulu Dua Palembang, yang langsung memburu pelaku yang sempat melarikan diri seusai kejadian.
Sekitar dua jam setelah peristiwa, pelaku berhasil diringkus. Pria berinisial I itu ditangkap saat tengah berobat di sebuah rumah sakit di Palembang. Selain mengamankan pelaku, petugas juga menyita barang bukti berupa senjata tajam yang diduga digunakan untuk menyerang korban.
Di hadapan polisi, pelaku disebut mengaku nekat menyerang korban karena emosi atas ejekan yang dilontarkan kepadanya. Pelaku kini berstatus tersangka dan menjalani pemeriksaan, dengan asas praduga tak bersalah tetap berlaku hingga proses hukum menentukan tanggung jawabnya.
