LIVE PROTOCOL
EET--:--:-- edition--.--.--

Pabrik pengolahan ikan PT Dua Putra Makmur di Pati terbakar disertai ledakan, sejumlah gedung hangus

Pabrik pengolahan ikan PT Dua Putra Makmur di Pati terbakar disertai ledakan, sejumlah gedung hangus

Pabrik pengolahan hasil perikanan milik PT Dua Putra Makmur di kawasan Pantura Kabupaten Pati, Jawa Tengah, ludes terbakar pada Sabtu pagi. Kebakaran yang disertai sejumlah ledakan menghanguskan beberapa gedung produksi dan memunculkan asap hitam pekat yang terlihat dari berbagai titik di sepanjang jalur Pantura. Api pertama kali terlihat sekitar pukul enam pagi, dan hingga siang hari petugas gabungan masih berupaya memadamkan serta mendinginkan lokasi.

Sebuah pabrik pengolahan hasil perikanan milik PT Dua Putra Makmur di kawasan Pantura, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, ludes terbakar pada Sabtu pagi. Seperti dilaporkan tvOne News, kobaran api yang membesar dengan cepat menghanguskan kompleks pabrik yang dikenal sebagai salah satu perusahaan pengolahan ikan berorientasi ekspor di wilayah tersebut.

Kebakaran ini memunculkan kepulan asap hitam pekat yang membubung tinggi ke udara. Asap tebal tersebut terlihat jelas dari berbagai titik di sepanjang jalur Pantura, baik dari arah Pati maupun dari arah Juwana, sehingga menarik perhatian banyak orang yang melintas di jalan utama pantai utara Jawa itu.

Menurut sejumlah kesaksian, api pertama kali terlihat sekitar pukul enam pagi. Tidak lama setelah itu, terdengar suara ledakan yang berasal dari salah satu gedung di area timur kompleks pabrik. Ledakan tersebut diduga berasal dari bagian mesin pendingin yang digunakan untuk menyimpan ikan di dalam pabrik.

Kobaran api yang besar disertai tiupan angin membuat kebakaran dengan cepat meluas ke sejumlah bangunan lain di dalam kompleks. Berdasarkan informasi di lokasi, setidaknya beberapa gedung produksi ikut hangus dilalap api, dan situasi sempat memicu kepanikan di kawasan industri tempat pabrik tersebut berdiri.

Salah seorang sopir truk pengangkut ikan yang berada di lokasi saat kejadian menceritakan bahwa ia sempat melihat percikan api sebelum kobaran membesar. Dalam waktu singkat, api yang awalnya kecil itu membesar dan merambat ke bangunan-bangunan di sekitarnya, sehingga kebakaran menjadi semakin sulit dikendalikan.

Besarnya kobaran api membuat sejumlah pengendara yang melintas di jalur Pantura bahkan menghentikan laju kendaraannya untuk melihat kondisi kebakaran dari tepi jalan. Pemandangan asap hitam yang membubung tinggi dari kompleks pabrik tersebut menjadi tontonan yang memunculkan keprihatinan di kalangan warga sekitar.

Hingga Sabtu siang, petugas gabungan masih terus melakukan upaya pemadaman sekaligus pendinginan di lokasi kejadian. Upaya ini dilakukan untuk memastikan bahwa api benar-benar padam dan tidak kembali menyala, serta mencegah kobaran merembet ke area lain yang masih tersisa di dalam kompleks pabrik pengolahan ikan tersebut.

Loading article...