world | tvOne News |
Seorang pendaki wanita asal Malaysia berusia empat puluh satu tahun berhasil dievakuasi menggunakan helikopter dari Gunung Rinjani, Lombok, setelah mengalami cedera serius pada tulang belakang akibat terjatuh di jalur pendakian. Upaya evakuasi sebelumnya gagal karena kabut tebal.
Seorang pendaki wanita asal Malaysia bernama Cie Konsin yang berusia empat puluh satu tahun berhasil dievakuasi dari Gunung Rinjani di Lombok, Nusa Tenggara Barat, setelah mengalami cedera serius pada tulang belakang. Korban terjatuh saat menuruni jalur pendakian via Sembalun dan mengalami patah tulang yang membuatnya tidak dapat melanjutkan perjalanan.
Tim Pencarian dan Pertolongan bersama para porter terlebih dahulu mengevakuasi korban secara manual menuju pelawangan Sembalun, sebuah pos peristirahatan di ketinggian. Proses evakuasi manual ini memakan waktu dan tenaga yang besar mengingat medan pendakian Gunung Rinjani yang terjal dan berbatu.
Upaya evakuasi menggunakan helikopter pertama kali dilakukan pada hari Senin sore, namun terpaksa dibatalkan karena kabut tebal yang menutup area pendaratan dan membatasi jarak pandang pilot. Helikopter yang didatangkan dari Bali akhirnya berhasil melakukan evakuasi pada Selasa pagi ketika kondisi cuaca membaik.
Gunung Rinjani dengan ketinggian tiga ribu tujuh ratus dua puluh enam meter merupakan gunung tertinggi kedua di Indonesia dan menjadi destinasi populer bagi pendaki domestik maupun mancanegara. Jalur pendakian via Sembalun dikenal dengan medannya yang menantang dan sering menjadi lokasi kecelakaan pendakian.
Insiden ini menjadi pengingat akan pentingnya persiapan fisik yang matang dan kewaspadaan tinggi saat melakukan pendakian gunung, terutama di jalur-jalur yang memiliki tingkat kesulitan tinggi. Pihak pengelola taman nasional mengimbau seluruh pendaki untuk memastikan kondisi kesehatan prima dan membawa perlengkapan keselamatan yang memadai sebelum memulai pendakian.