Aksi kejar-kejaran mewarnai pengungkapan jaringan narkoba di jalan lintas Sumatera Utara menuju Aceh. Pengejaran berlangsung dramatis ketika petugas berusaha menghentikan seorang pelaku yang membawa narkoba dalam jumlah besar di sepanjang jalan lintas tersebut.
Pelaku yang mengendarai mobil melaju kencang ke arah Kabupaten Aceh Timur demi melarikan diri dari kejaran petugas. Upaya menghindari penangkapan itu membuat aparat harus mengejar kendaraan pelaku dengan kecepatan tinggi di jalur yang menghubungkan Sumatera Utara dengan Aceh.
Petugas yang hampir kehilangan jejak akhirnya memutuskan untuk melepaskan tembakan ke arah kendaraan pelaku. Tembakan tersebut membuat laju mobil tidak terkendali hingga akhirnya kendaraan itu terperosok ke parit di sisi jalan dan tidak bisa melanjutkan pelarian.
Namun, saat petugas mendekat dan menggeledah kendaraan, pelaku sudah lebih dulu melarikan diri dari lokasi. Meski pelaku berhasil kabur, petugas menemukan barang bukti dalam jumlah besar yang ditinggalkan di dalam mobil yang terperosok tersebut.
Di dalam mobil, petugas menemukan ratusan bungkus teh Cina yang ternyata berisi sabu dengan berat total mencapai 113 kilogram. Seluruh barang bukti itu langsung diamankan dan dibawa ke Markas Polda Sumatera Utara untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Aksi dramatis penangkapan ini turut terekam dalam video amatir.
Menurut keterangan resmi yang disampaikan pada Sabtu sore, sabu tersebut dibawa oleh pelaku dari Malaysia. Pelaku diduga merupakan bandar besar dalam jaringan internasional yang kerap menyelundupkan narkoba, sehingga pengejaran terhadap pelaku yang kabur masih terus dilakukan oleh aparat.
