Seorang peserta pawai obor di Purwakarta, Jawa Barat, mengalami luka bakar saat melakukan atraksi sembur api. Insiden itu terjadi dalam rangkaian kegiatan menyambut tahun baru Islam, satu Muharram, yang diramaikan dengan berbagai atraksi oleh warga.
Korban dalam peristiwa ini diketahui bernama Wawan Ruswandi. Ia mengalami luka bakar pada bagian mulut dan wajah, akibat atraksi sembur api yang dilakukannya di tengah kegiatan pawai obor tersebut.
Atraksi sembur api sendiri merupakan aksi yang kerap ditampilkan dalam berbagai perayaan, namun menyimpan risiko tinggi bagi pelakunya. Dalam kasus ini, api yang seharusnya menyembur keluar justru menyisakan nyala di mulut korban.
Saat korban tengah beratraksi, api yang tersisa di mulutnya disebut terus menyala. Nyala api itulah yang kemudian merembet dan membakar bagian wajahnya, sehingga menyebabkan luka bakar di area mulut dan muka.
Beruntung, korban dengan cepat mendapatkan pertolongan dari peserta lain yang berada di sekitar lokasi. Para peserta yang melihat kejadian itu langsung bergerak membantu korban agar api dapat segera dipadamkan dan korban dapat dievakuasi.
Setelah itu, Wawan Ruswandi langsung dilarikan ke RSUD Bayu Asih, Purwakarta, guna mendapatkan pertolongan medis atas luka bakar yang dideritanya. Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat akan bahaya atraksi sembur api yang kerap ditampilkan dalam kegiatan perayaan.
