LIVE PROTOCOL
EET--:--:-- edition--.--.--

Mahasiswi di Samarinda ditembak senapan angin oleh mantan kekasih, pelaku ditangkap

Mahasiswi di Samarinda ditembak senapan angin oleh mantan kekasih, pelaku ditangkap

Seorang mahasiswi di Samarinda, Kalimantan Timur, menjadi korban penembakan dengan senapan angin yang diduga dilakukan oleh mantan kekasihnya. Korban mengalami luka di bagian kepala dalam peristiwa yang terekam kamera CCTV di kawasan Perumahan Graha Indah. Pelaku berinisial MZ berhasil diringkus polisi kurang dari 24 jam setelah kejadian.

Seorang mahasiswi di Samarinda, Kalimantan Timur, menjadi korban penembakan yang diduga dilakukan oleh mantan kekasihnya. Pelaku menggunakan senapan angin dalam aksinya, dan korban mengalami luka di bagian kepala akibat peristiwa tersebut.

Peristiwa penembakan itu terjadi di kawasan Perumahan Graha Indah, Samarinda, Kalimantan Timur, pada Jumat malam. Lokasi yang berada di lingkungan permukiman membuat kejadian ini sempat mengejutkan warga sekitar.

Detik-detik penembakan terekam oleh kamera CCTV yang terpasang di lokasi. Dalam rekaman tersebut, suara tembakan terdengar jelas, diikuti teriakan korban yang ketakutan saat dirinya terkena tembakan di bagian kepala.

Rekaman kamera pengawas juga memperlihatkan pelaku yang langsung melarikan diri seusai melepaskan tembakan, meninggalkan korban dalam kondisi terluka. Gambar dari CCTV inilah yang kemudian menjadi salah satu petunjuk penting bagi pihak kepolisian untuk melakukan pengejaran.

Berbekal hasil rekaman CCTV, polisi berhasil meringkus pelaku yang berinisial MZ dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian. Pelaku ditangkap di rumahnya di kawasan Tenggarong, Kutai Kartanegara, dan kini berstatus tersangka dengan asas praduga tak bersalah tetap berlaku hingga proses hukum berjalan.

Sementara itu, korban telah mendapatkan perawatan medis atas luka yang dialaminya. Korban juga memperoleh pendampingan dari tim reaksi cepat perlindungan perempuan dan anak Kalimantan Timur, setelah mengalami ketakutan dan trauma berat pasca peristiwa penembakan tersebut.

Loading article...