Seorang mahasiswi berusia 20 tahun di Samarinda, Kalimantan Timur, menjadi korban penembakan yang diduga dilakukan oleh mantan kekasihnya. Pelaku menggunakan senapan angin dalam aksinya, dan korban mengalami luka tembak di bagian belakang kepala sebelah kiri akibat peristiwa tersebut.
Peristiwa penembakan itu terjadi di kawasan Perumahan Graha Indah, Samarinda, Kalimantan Timur, pada Jumat malam. Lokasi yang berada di lingkungan permukiman membuat kejadian ini sempat mengejutkan warga sekitar.
Detik-detik penembakan terekam oleh kamera CCTV yang terpasang di lokasi. Dalam rekaman tersebut, suara tembakan terdengar jelas, diikuti teriakan korban yang ketakutan saat dirinya terkena tembakan di bagian kepala.
Rekaman kamera pengawas juga memperlihatkan pelaku yang langsung melarikan diri seusai melepaskan tembakan, meninggalkan korban dalam kondisi terluka. Gambar dari CCTV inilah yang kemudian menjadi salah satu petunjuk penting bagi pihak kepolisian untuk melakukan pengejaran.
Menurut keterangan kepolisian, pelaku dan korban sebelumnya menjalin hubungan selama kurang lebih tiga bulan sebelum korban memutuskan hubungan tersebut. Polisi menyebut, setelah hubungan berakhir dan terjadi perselisihan di antara keduanya, pelaku menyiapkan sebuah senapan angin yang ia pinjam dari temannya, lalu melepaskan tembakan ke arah korban.
Berbekal hasil rekaman CCTV, polisi berhasil meringkus pelaku, yang merupakan mantan kekasih korban, dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian. Pelaku ditangkap di rumahnya di kawasan Tenggarong, Kutai Kartanegara, dan kini berstatus tersangka dengan asas praduga tak bersalah tetap berlaku hingga proses hukum berjalan.
Sementara itu, korban telah mendapatkan perawatan medis atas luka yang dialaminya. Korban juga memperoleh pendampingan dari tim reaksi cepat perlindungan perempuan dan anak Kalimantan Timur, setelah mengalami ketakutan dan trauma berat pasca peristiwa penembakan tersebut.
