world | tvOne News |
Suasana penyembelihan hewan kurban di sejumlah kota di Indonesia diwarnai insiden sapi lepas dan mengamuk. Di Kebonjeruk Jakarta, sapi menyeruduk tembok hingga roboh dan seorang warga kehilangan dua jari. Di Tasikmalaya, petugas damkar harus berjibaku selama dua jam mengevakuasi sapi seberat 3-4 kuintal dari sungai menggunakan peralatan vertical rescue.
Perayaan Idul Adha di sejumlah kota besar di Indonesia diwarnai oleh serangkaian insiden sapi kurban yang lepas dari ikatan dan mengamuk. Situasi paling serius terjadi di kawasan Kebonjeruk, Jakarta Barat, dimana dua ekor sapi lepas dan mengamuk di tengah pemukiman warga. Warga yang panik langsung berhamburan menyelamatkan diri sementara panitia kurban berusaha menahan sapi dengan tali ikatan.
Di Jakarta, insiden tersebut menimbulkan korban luka parah. Seorang warga mengalami luka serius hingga dua jari tangan kirinya putus saat berusaha menahan sapi yang memiliki bobot sangat besar. Korban sempat dilarikan ke klinik Tomang untuk penanganan awal, namun karena keterbatasan fasilitas akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Pelni. Selain korban luka, salah satu sapi juga menyeruduk tembok rumah warga hingga roboh.
Di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, kehebohan melanda warga Kampung Sukarasa saat seekor sapi kurban tiba-tiba lepas dan tercebur ke aliran sungai. Petugas Damkar Kota Tasikmalaya harus berjibaku selama kurang lebih dua jam untuk mengevakuasi sapi yang memiliki bobot 3 hingga 4 kuintal dari sungai menggunakan peralatan vertical rescue. Kondisi sapi yang stres dan agresif sempat membuat seorang warga terpelanting.
Insiden serupa juga terjadi di Kabupaten Sumedang dimana seekor sapi kurban mengamuk dan harus ditangani oleh petugas kepolisian setempat. Kejadian-kejadian ini menimbulkan kekhawatiran tentang standar keselamatan dalam proses penyembelihan hewan kurban di Indonesia, terutama di kawasan pemukiman padat penduduk dimana ruang untuk menangani hewan berukuran besar sangat terbatas.
Meski insiden-insiden tersebut menimbulkan kekacauan, pelaksanaan Idul Adha secara keseluruhan berlangsung dengan semangat kebersamaan. Pembagian daging kurban tetap dilakukan kepada warga yang membutuhkan di berbagai daerah. Para pakar mengingatkan pentingnya memastikan hewan kurban dalam kondisi tenang sebelum penyembelihan dan menggunakan tempat yang memadai untuk menghindari insiden serupa di masa mendatang.