Sebuah upaya pencurian padi berakhir dengan pertumpahan darah di Subang, Jawa Barat. Dua orang pencuri padi yang sedang beraksi tertangkap oleh pemilik sebuah penggilingan padi, dan dalam peristiwa itu satu pelaku tewas sementara satu pelaku lainnya mengalami luka setelah sempat berduel dengan sang pemilik.
Peristiwa ini bermula ketika Jambari, pemilik penggilingan padi tersebut, terbangun karena mendengar suara mencurigakan yang berasal dari lokasi penggilingan miliknya. Suara yang tidak biasa pada waktu istirahat itu membuatnya curiga bahwa ada orang yang tengah masuk ke area penggilingan.
Tidak ingin mengambil risiko, Jambari bersama adiknya bergegas mengecek lokasi penggilingan. Keduanya membawa senjata tajam saat mendekati area tersebut, untuk berjaga-jaga menghadapi kemungkinan adanya orang asing yang masuk tanpa izin ke dalam properti mereka.
Saat memeriksa, Jambari memergoki dua orang pelaku yang sedang beraksi mengambil padi di lokasi. Pergokan itu langsung memicu perkelahian, di mana Jambari bersama adiknya berhadapan langsung dengan kedua pencuri padi tersebut dalam sebuah pergumulan yang berlangsung di area penggilingan.
Akibat perkelahian yang terjadi, kedua pelaku mengalami luka dan berusaha melarikan diri dari lokasi. Namun Jambari bersama adiknya tidak melepaskan mereka begitu saja, melainkan terus mengejar kedua pelaku hingga akhirnya berhasil menangkap keduanya.
Salah satu pelaku yang mengalami luka cukup parah dilaporkan mengalami pendarahan dan akhirnya meninggal dunia, sementara seorang pelaku lainnya terluka. Kasus ini kini berada dalam penanganan pihak kepolisian, yang akan mendalami kronologi lengkap peristiwa tersebut.
