Seorang ibu rumah tangga berusia 57 tahun meninggal dunia setelah ditabrak sebuah mobil di kawasan Semolowaru, Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur. Peristiwa ini menjadi lebih memilukan karena pengemudi mobil yang diduga menabrak korban justru langsung melarikan diri setelah kejadian. Kecelakaan yang terjadi di ruas jalan tersebut menimbulkan keprihatinan, sekaligus menjadi perhatian aparat kepolisian yang kini berupaya mengungkap identitas pengemudi yang kabur itu.
Korban yang diketahui berinisial SM merupakan seorang ibu rumah tangga berusia 57 tahun, warga yang tinggal di kawasan Jalan Medokan Semampir, Sukolilo, Surabaya. Saat peristiwa terjadi, korban tengah mengendarai sepeda motor di jalan tersebut. Aktivitas berkendara yang semestinya berlangsung biasa itu berujung pada kecelakaan yang merenggut nyawa korban, sehingga menyisakan duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.
Menurut keterangan saksi mata, sepeda motor yang dikendarai korban ditabrak oleh sebuah mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi. Benturan keras yang terjadi membuat korban terpental cukup jauh dari posisi awalnya. Kondisi ini menggambarkan betapa besar kekuatan tabrakan yang dialami korban di jalan tersebut, sehingga peluang untuk selamat menjadi sangat kecil di tengah situasi yang berlangsung begitu cepat.
Akibat benturan yang keras itu, korban dilaporkan terlempar hingga sekitar 15 meter dari titik tabrakan. Jarak terpental yang cukup jauh tersebut menunjukkan tingginya kecepatan kendaraan yang menabrak korban. Dengan kondisi luka yang dialami, korban pada akhirnya tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, menambah daftar korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas di jalan raya.
Alih-alih menghentikan kendaraan dan menolong korban, pengemudi mobil yang diduga menjadi penyebab kecelakaan justru memilih untuk melarikan diri dari lokasi. Tindakan meninggalkan korban setelah kecelakaan tersebut memperberat persoalan, karena korban tidak mendapatkan pertolongan segera dari pihak yang bertanggung jawab. Hal ini pula yang membuat peristiwa tabrak lari seperti ini kerap menuai sorotan dari masyarakat.
Petugas gabungan yang menerima informasi mengenai kejadian ini langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan. Jasad korban selanjutnya dievakuasi dari tempat kejadian oleh petugas di lapangan. Selain itu, aparat kepolisian segera melakukan olah tempat kejadian perkara guna mengumpulkan keterangan dan barang bukti yang diperlukan dalam proses penyelidikan atas peristiwa kecelakaan tersebut.
Pihak kepolisian menyatakan masih terus menyelidiki kasus ini untuk mengungkap identitas pengemudi mobil yang melarikan diri usai menabrak korban. Aparat berupaya menelusuri berbagai keterangan, termasuk dari para saksi, guna melacak keberadaan pelaku. Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya kehati-hatian dalam berkendara serta tanggung jawab untuk tidak meninggalkan korban ketika terjadi kecelakaan di jalan.
