LIVE PROTOCOL
EET--:--:-- edition--.--.--

Pabrik sandal di Tanah Tinggi Tangerang terbakar disertai ledakan

Pabrik sandal di Tanah Tinggi Tangerang terbakar disertai ledakan

Sebuah pabrik sandal di Kelurahan Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Banten, terbakar pada Senin dini hari disertai suara ledakan berulang kali. Warga sekitar panik dan mengungsi, sementara Dinas Pemadam Kebakaran mengerahkan 20 unit armada dan 62 personel.

Sebuah pabrik sandal terbakar di Kelurahan Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Banten, pada Senin dini hari. Kebakaran itu disertai suara ledakan yang terdengar berulang kali dari lokasi, sehingga membuat warga yang tinggal di sekitar pabrik panik. Sejumlah warga bergegas menyelamatkan barang berharga mereka sebelum mengungsi ke tempat yang dinilai lebih aman.

Perusahaan yang memproduksi sandal tersebut dilaporkan ludes terbakar dalam peristiwa itu. Kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi dan kobaran api terlihat menjulang hingga ke bagian atas bangunan. Kobaran yang terus membesar membuat suasana di sekitar lokasi semakin mencekam pada dini hari tersebut.

Melihat api yang kian membesar, warga di sekitar pabrik mulai panik dan berupaya menyelamatkan diri. Mereka mengamankan barang-barang berharga dari rumah masing-masing sebelum akhirnya memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman. Kepanikan bertambah karena api tidak kunjung mengecil pada saat kejadian berlangsung.

Kekhawatiran warga semakin besar karena letak pabrik yang berdekatan dengan permukiman penduduk. Posisi bangunan yang berdampingan dengan rumah-rumah warga menimbulkan kecemasan bahwa api dapat dengan cepat merembet ke pemukiman di sekitarnya apabila tidak segera dikendalikan oleh petugas.

Untuk memadamkan kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran mengerahkan sebanyak 20 unit armada beserta 62 personel ke lokasi kejadian. Pengerahan kekuatan dalam jumlah besar itu dilakukan mengingat kobaran api yang terus membesar serta adanya ancaman penyebaran ke area permukiman yang berada di dekat pabrik.

Petugas membagi upaya pemadaman menjadi dua titik, yaitu di bagian dalam pabrik dan di bagian belakang atau sisi luar bangunan. Pembagian titik pemadaman itu bertujuan agar kobaran api yang terus membesar tidak merembet ke permukiman warga yang berada di sekitar lokasi pabrik sandal tersebut.

Loading article...