Sebuah kebakaran menghanguskan dua rumah warga di Dusun Cabayan Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Kepulan asap hitam tebal yang disertai kobaran api tinggi terlihat jelas dari lokasi saat peristiwa itu berlangsung.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik yang terjadi di salah satu rumah. Percikan dari korsleting itu menjadi awal dari api yang kemudian dengan cepat membesar di lokasi kejadian.
Tak lama setelah api muncul, terdengar suara ledakan yang diduga berasal dari barang-barang mudah terbakar di dalam rumah. Ledakan tersebut membuat kobaran api semakin besar dan dengan cepat menjalar ke bangunan yang berada di sebelahnya.
Dua rumah yang terbakar dalam peristiwa ini diketahui merupakan milik warga bernama Asfiah dan Tumadi. Kedua rumah tersebut sebagian besar berkonstruksi kayu, sehingga api dengan mudah melalap hampir seluruh bagian bangunan.
Kondisi angin yang cukup kencang saat kejadian turut mempercepat rambatan api. Faktor cuaca ini menjadi salah satu penyebab api sulit dikendalikan dan cepat merembet dari satu rumah ke rumah lainnya.
Meski kebakaran ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, dampak materialnya cukup besar. Sebagian besar harta benda milik korban dilaporkan tidak berhasil diselamatkan dari amukan api yang dengan cepat menghanguskan rumah mereka.
Akibat kebakaran tersebut, dua rumah warga mengalami kerusakan dan kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Peristiwa ini menyisakan keprihatinan bagi warga sekitar sekaligus menjadi pengingat akan bahaya korsleting listrik di permukiman.
