Seorang pilot warga negara Amerika Serikat, Nicholas F. Gosselin, tewas ditembak dalam sebuah serangan di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Peristiwa penembakan terhadap pilot asing ini menjadi perhatian serius aparat keamanan, mengingat korban gugur saat menjalankan penerbangan di wilayah pedalaman Papua yang selama ini rawan gangguan keamanan.
Selain menewaskan sang pilot, para pelaku juga membakar pesawat milik PT AMA yang dioperasikan korban. Pesawat perintis tersebut selama ini dikenal sebagai armada yang melayani penerbangan bagi misi kemanusiaan serta pelayanan keagamaan di wilayah pedalaman Papua, sehingga serangan ini turut mengganggu jalur transportasi vital bagi masyarakat setempat.
Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz menyatakan bahwa para pelaku penembakan pilot sekaligus pembakaran pesawat tersebut telah teridentifikasi sebagai kelompok kriminal bersenjata. Berdasarkan penyelidikan, kelompok itu disebut dipimpin oleh sosok yang diidentifikasi aparat, dan sejumlah dokumentasi foto memperlihatkan salah satu terduga pelaku berdiri di atas bangkai pesawat yang telah dibakar.
Kepala Satuan Penegakan Hukum Operasi Damai Cartenz, Kombes Era Adinata, menyampaikan bahwa kelompok bersenjata yang diduga bertanggung jawab atas serangan ini sudah beberapa kali menyebarkan ancaman sebelumnya. Aparat menegaskan bahwa serangan keji terhadap pilot dan pesawat sipil tersebut menjadi bukti tingginya risiko keamanan di wilayah pedalaman Papua.
Proses evakuasi jenazah korban di Kabupaten Yahukimo dilakukan oleh Korps TNI Habema dalam sebuah operasi yang memiliki tingkat kesulitan tinggi. Operasi evakuasi tersebut melibatkan sekitar 10 personel dengan dukungan dua helikopter, mengingat lokasi kejadian yang berada di medan pedalaman yang sulit dijangkau dan rawan gangguan.
Selain mengevakuasi jenazah korban, Korps TNI Habema juga terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Personel gabungan diterjunkan untuk mengejar para pelaku penembakan sekaligus pembakaran pesawat PT AMA, dengan melakukan pengejaran dan penyisiran di kawasan sekitar tempat serangan berlangsung.
Dalam pemeriksaan awal, tim medis menyatakan bahwa proses otopsi terhadap jenazah tidak diperlukan, karena luka yang dialami korban dinilai sudah dapat menjelaskan penyebab pasti kematiannya. Satgas Operasi Damai Cartenz menegaskan akan terus mendalami kasus ini dan memburu para pelaku, sembari memastikan penanganan menyeluruh atas serangan yang menewaskan seorang pilot warga negara asing tersebut.
