Seorang ibu muda ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah indekos di Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu malam. Korban diketahui bernama Alda Nurul Afia dan berusia 24 tahun, serta diduga menjadi korban pembunuhan di kamar tempat tinggalnya.
Korban ditemukan tergeletak di lantai dua kamar indekosnya dengan luka tikam pada bagian leher. Penemuan jenazah perempuan muda dalam kondisi bersimbah darah itu sontak menggemparkan warga di sekitar lokasi kejadian, yang sebelumnya tidak menyangka adanya peristiwa kekerasan di tempat tersebut.
Polisi yang menerima laporan langsung bergerak ke lokasi. Tim Identifikasi atau Inafis dari Polresta Besar Makassar bersama Dokter Polisi Rumah Sakit Bhayangkara melakukan olah tempat kejadian perkara guna mengumpulkan bukti serta petunjuk yang dapat menjelaskan kronologi peristiwa.
Dari proses olah TKP, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sebilah pisau yang diduga digunakan pelaku, sebuah telepon genggam, serta pakaian korban. Barang-barang tersebut akan menjadi bagian penting dalam upaya mengungkap apa yang sebenarnya terjadi di dalam kamar indekos itu.
Menurut keterangan yang dihimpun, korban dan terduga pelaku merupakan pasangan suami istri yang baru menempati indekos tersebut kurang dari satu tahun dan telah memiliki seorang anak. Keduanya dikenal warga sebagai pasangan yang tertutup, dan pemilik kos disebut tidak mendengar adanya keributan atau tanda-tanda terjadinya pembunuhan.
Polisi menduga pelaku pembunuhan adalah suami korban, yang berinisial S dan berusia 21 tahun. Terduga pelaku kini telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, sementara motif di balik peristiwa itu masih dalam penyelidikan pihak kepolisian dan belum dipastikan secara resmi.
Jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik diperkirakan akan mendalami hubungan rumah tangga keduanya serta rangkaian peristiwa yang berujung pada tewasnya ibu muda tersebut di kamar indekosnya.
