LIVE PROTOCOL
EET--:--:-- edition--.--.--

Sopir truk tewas ditikam di SPBU Palembang usai menegur penyerobot antrean

Sopir truk tewas ditikam di SPBU Palembang usai menegur penyerobot antrean

Seorang sopir truk berinisial YF tewas setelah ditikam sejumlah orang di sebuah SPBU di kawasan Jalan Nurdin Panji, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Keributan diduga dipicu aksi sebuah kendaraan yang menyerobot antrean pengisian bahan bakar. Polisi kini masih memburu para terduga pelaku yang diperkirakan berjumlah sekitar tujuh orang.

Sebuah antrean di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau SPBU di Kota Palembang, Sumatera Selatan, berujung maut. Seperti dilaporkan tvOne News, seorang sopir truk tewas setelah ditikam oleh sejumlah orang, dalam peristiwa berdarah yang dipicu persoalan antrean pengisian bahan bakar minyak.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan SPBU yang berada di Jalan Nurdin Panji, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Korban yang diketahui berinisial YF tewas dengan kondisi mengenaskan setelah mengalami sejumlah luka tusuk di beberapa bagian tubuhnya akibat serangan yang dilancarkan para pelaku di lokasi kejadian.

Insiden bermula saat korban tengah mengantre untuk mengisi bahan bakar minyak di SPBU tersebut. Berdasarkan keterangan warga, keributan dipicu oleh aksi sebuah kendaraan yang menyerobot antrean. Korban yang merasa tak terima atas tindakan tersebut kemudian menegur pengendara yang dianggap melanggar urutan antrean.

Teguran itu justru memicu cekcok mulut antara korban dan pihak yang menyerobot antrean. Perselisihan yang awalnya hanya adu mulut tersebut dengan cepat meningkat menjadi perkelahian, yang terjadi di area pintu keluar SPBU. Suasana di lokasi pun sempat memanas akibat keributan yang berlangsung di antara kedua belah pihak.

Menurut keterangan yang dihimpun, pelaku yang merasa tersinggung dengan teguran korban kemudian memanggil sejumlah rekannya. Kelompok yang dipanggil itulah yang diduga melakukan aksi pembacokan dan penikaman terhadap korban, sehingga jumlah orang yang terlibat dalam serangan tersebut bertambah banyak di lokasi kejadian.

Setelah mengalami luka tusuk yang cukup parah, korban segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawa sopir truk tersebut tidak tertolong, dan ia akhirnya meninggal dunia akibat luka-luka yang dideritanya. Kejadian ini menambah daftar kasus kekerasan yang berawal dari persoalan sepele di ruang publik.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap para terduga pelaku yang diperkirakan berjumlah sekitar tujuh orang. Aparat kepolisian terus mendalami kasus ini guna mengungkap peran masing-masing pelaku serta menangkap mereka yang terlibat dalam aksi penikaman yang menewaskan korban di SPBU tersebut.

Loading article...