Sebuah kasus pembunuhan terjadi di Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, dan saat ini tengah ditangani oleh pihak kepolisian setempat. Kasus ini menarik perhatian karena cara terungkapnya yang tidak biasa, yakni berawal dari pengakuan pelaku sendiri.
Berdasarkan keterangan kepolisian, sebelumnya ada seseorang yang datang ke piket di bagian reserse kriminal dan menyampaikan bahwa ia telah melakukan pembunuhan di wilayah Banyuglugur. Informasi itulah yang kemudian menjadi titik awal penanganan perkara oleh aparat.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim reserse kriminal bersama unit dari Polsek Banyuglugur dikerahkan untuk menyisir lokasi yang disebutkan oleh pelaku. Pencarian dilakukan untuk memastikan keberadaan korban di tempat yang ditunjukkan.
Sekitar pukul 08.30, petugas berhasil menemukan jenazah korban di lokasi tersebut. Jenazah kemudian dievakuasi ke rumah sakit umum yang ada di Situbondo, dan pihak kepolisian telah melakukan autopsi terhadap korban di rumah sakit itu.
Pelaku yang mengaku melakukan pembunuhan tersebut telah diamankan oleh kepolisian. Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku menyampaikan bahwa motif yang melatarbelakangi perbuatannya adalah rasa sakit hati dan cemburu terhadap korban.
Mengenai cara pelaku menghabisi nyawa korban, dari pemeriksaan intensif terungkap bahwa selain memukul korban dengan tangan kosong, pelaku juga memukul korban menggunakan batu yang ada di sekitar tempat kejadian perkara. Polisi masih mendalami kasus ini lebih lanjut.
