Sebuah rumah peribadatan, Wihara Tridharma Mulia, di kawasan Jalan Sawah Lio, Tambora, Jakarta Barat, terbakar pada Senin malam. Kobaran api yang muncul dari dalam bangunan sempat membuat warga sekitar panik. Meski demikian, dalam peristiwa ini dilaporkan tidak ada korban jiwa.
Begitu melihat api berkobar dari rumah peribadatan tersebut, warga di sekitar lokasi langsung bereaksi. Dengan menggunakan alat seadanya, mereka bahu-membahu berupaya memadamkan api agar tidak semakin membesar dan meluas ke bangunan di sekitarnya.
Upaya warga itu menjadi semakin penting mengingat lokasi wihara yang berada di tengah permukiman padat penduduk. Dalam kondisi rumah-rumah yang saling berdekatan, kobaran api dikhawatirkan dapat dengan cepat merambat ke hunian warga lain apabila tidak segera dikendalikan.
Berkat kerja sama dan gotong royong tersebut, api akhirnya berhasil dipadamkan oleh warga. Pemadaman dilakukan sebelum api sempat membesar dan menjalar ke rumah-rumah di sekitarnya, sehingga dampak kebakaran dapat ditekan dan tidak meluas lebih jauh.
Menurut keterangan salah seorang warga, kobaran api diduga berasal dari lilin peribadatan. Nyala lilin itu disebut seketika membesar dan kemudian menjalar hingga ke bagian atas bangunan, sehingga memicu kebakaran di rumah peribadatan tersebut.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini sempat mengganggu ketenangan warga di permukiman yang padat itu. Kejadian tersebut juga menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap sumber api, termasuk lilin, terutama di kawasan dengan bangunan yang saling berdekatan.
