Sebuah ledakan mengguncang kapal penyeberangan Aceh Hebat 2 saat kapal tengah bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, pada Jumat siang. Insiden tersebut mengakibatkan sebanyak 15 orang mengalami luka bakar dan harus segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Kapal Aceh Hebat 2 selama ini dikenal sebagai armada penyeberangan yang melayani rute Banda Aceh menuju Sabang, salah satu jalur laut yang kerap digunakan warga maupun pelancong untuk menyeberang antara daratan Aceh dan Pulau Weh. Ledakan justru terjadi ketika kapal berada dalam posisi bersandar di dermaga, bukan saat sedang berlayar di tengah laut.
Akibat ledakan tersebut, belasan korban dengan luka bakar langsung dievakuasi dari lokasi kejadian. Sebanyak 15 orang dilaporkan terluka dan dibawa ke rumah sakit terdekat, sementara petugas di pelabuhan berupaya mengamankan area di sekitar kapal dan memastikan kondisi para penumpang maupun pekerja yang berada di lokasi saat peristiwa terjadi.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Banda Aceh, Andri Setiawan, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti dari insiden yang terjadi di atas kapal tersebut. Operator menegaskan upayanya untuk menelusuri kronologi dan faktor pemicu ledakan yang melukai belasan orang itu.
Selain langkah dari pihak operator, Tim Inafis Polda Aceh bersama Polresta Banda Aceh turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Petugas kepolisian menyelidiki penyebab ledakan dengan mengumpulkan barang bukti serta keterangan di sekitar dermaga Pelabuhan Ulee Lheue guna memastikan apa yang sebenarnya memicu peristiwa tersebut.
Hingga berita ini disusun, penyebab pasti ledakan masih dalam proses penyelidikan oleh kepolisian bersama pihak operator pelayaran. Perhatian utama saat ini tertuju pada penanganan dan perawatan 15 korban luka bakar yang dilarikan ke rumah sakit terdekat setelah kejadian di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh.
