avalw
⚲
TOURISM · ID

Dari Dendam ke Rasa Syukur

Intan Permata Intan Permata intanpermata.avalw.com · 8 reads Respect0 Save Share Read only
READS7live count PUBLISHED5 Oct2026 READING TIME3 min524 words LANGUAGEIndonesian
AI CITATIONS? Gathering data

Mengapa 'destination dupe' dan wisata konser mengambil alih panggung utama tren perjalanan 2025, meninggalkan era 'revenge travel' yang membara di 2023.

ALSO ON THE CREATOR SITERead this on intanpermata.avalw.comOpen

Angin bertiup berbeda tahun ini. Setelah beberapa tahun di mana dunia seolah berlomba untuk 'membalas dendam' atas kehilangan waktu yang hilang, gelombang 'revenge travel' yang sempat mengguncang industri pariwisata kini mulai mereda secara drastis.

Data dari berbagai sumber menunjukkan pergeseran pola yang jelas. Wisatawan tidak lagi sekadar mencari tempat eksotis untuk membuktikan bahwa mereka bisa pergi ke mana saja. Ada pergeseran halus tapi signifikan menuju pengalaman yang lebih terstruktur, lebih hemat, dan lebih personal.

Dari Dendam ke Rasa Syukur

Kompas.com mencatat bahwa tren 'revenge travel' turun drastis pada 2024. Ini bukan berarti orang berhenti bepergian, melainkan cara mereka bepergian berubah. Dulu, urgensi untuk pergi ke mana pun adalah pendorong utama. Sekarang, motivasi itu telah berevolusi menjadi pencarian makna dan keseimbangan.

Perjalanan kini dilihat sebagai bagian dari ritme hidup yang sehat, bukan sebagai ekspresi emosi pasca-pandemi. Orang lebih memilih waktu yang tepat dan pengalaman yang benar-benar mereka nantikan, bukan sekadar kebetulan atau impuls sesaat.

Suasana 'destination dupe' yang menawarkan estetika Eropa dengan biaya lokal.
Suasana 'destination dupe' yang menawarkan estetika Eropa dengan biaya lokal.

Pintu Masuk ke 2025

BBC merangkum tujuh tren perjalanan yang akan mendominasi sepanjang 2025. Di antara berbagai prediksi tersebut, dua konsep muncul sebagai penguasa baru: 'destination dupe' dan wisata konser.

Keduanya mewakili pergeseran dari 'ke mana' ke 'apa yang bisa dilakukan di sana'. Wisatawan modern ingin nilai maksimal, baik secara estetika maupun pengalaman, tanpa harus membayar harga premium yang biasanya melekat pada destinasi utama.

Wisata konser menjadi pendorong utama perjalanan 2025.
Wisata konser menjadi pendorong utama perjalanan 2025.

Seni Meniru yang Elegan

'Destination dupe' adalah istilah yang merujuk pada destinasi yang menawarkan suasana, arsitektur, atau pengalaman serupa dengan tempat populer, tapi dengan biaya yang jauh lebih terjangkau. Konsep ini dipopulerkan oleh Republika.id sebagai salah satu tren utama 2024 yang kini semakin kuat di 2025.

Bayangkan sensasi berdiri di tengah kota yang terasa seperti Paris atau Amsterdam, tapi dengan biaya hidup yang mungkin hanya seperlima. Ini bukan soal penghematan murahan, melainkan soal cerdas memilih tempat. Wisatawan ingin estetika kelas dunia tanpa harus menguras dompet atau menghadapi kerumunan yang melelahkan.

Strategi ini mengubah cara kita memandang peta. Bukan lagi soal tujuan yang paling terkenal, tapi tentang menemukan 'kembaran' yang menawarkan pengalaman autentik dengan harga yang masuk akal.

Perencanaan cerdas dengan budget terbatas menjadi kunci pengalaman 2025.
Perencanaan cerdas dengan budget terbatas menjadi kunci pengalaman 2025.

Musik sebagai Kompas

Di sisi lain, wisata konser menjadi pendorong perjalanan yang tak terbantahkan. Republika.id juga menyoroti fenomena ini, di mana tiket konser menjadi alasan utama seseorang memilih suatu kota sebagai tujuan liburan.

Ini mengubah logika perencanaan. Dulu, orang memilih destinasi lalu mencari aktivitas di sana. Sekarang, jadwal artis atau festival menentukan segalanya. Kota-kota yang mampu menjadi tuan rumah pertunjukan besar mendadak menjadi magnet bagi wisatawan yang datang bukan untuk sightseeing klasik, tapi untuk satu malam yang tak terlupakan.

Kecerdasan dalam Anggaran

Jatimnet.com menambahkan dimensi praktis dengan membahas cara merencanakan liburan singkat dengan budget terbatas. Ini sejalan dengan tren 'destination dupe'. Wisatawan 2025 adalah wisatawan yang kalkulatif.

Mereka tidak takut bepergian, tapi mereka takut membuang uang dengan sia-sia. Promo seperti B1G1 yang dibahas Tribun Travel menjadi contoh bagaimana industri pariwisata harus beradaptasi dengan permintaan nilai yang lebih tinggi. Hemat bukan lagi pilihan, tapi ekspektasi.

Masa Depan Perjalanan

Gabungan dari semua tren ini menggambarkan satu hal: perjalanan 2025 adalah tentang kesengajaan. Wisatawan tidak lagi terburu-buru atau terdorong emosi. Mereka memilih dengan sadar, berdasarkan nilai, pengalaman, dan kecocokan dengan gaya hidup mereka.

Jadi, kalau Anda sedang merencanakan liburan berikutnya, jangan cuma tanya 'ke mana?'. Tanyakan 'untuk apa?' dan 'apa yang saya dapat dari sana?'. Itu yang membedakan perjalanan biasa dari perjalanan yang benar-benar berarti.

Pertanyaan umum

Apa itu konsep destination dupe dalam tren perjalanan 2025?

Destination dupe adalah strategi memilih destinasi yang menawarkan suasana atau arsitektur serupa dengan kota populer, namun dengan biaya yang jauh lebih terjangkau. Konsep ini memungkinkan wisatawan menikmati estetika kelas dunia tanpa harus membayar harga premium atau menghadapi kerumunan yang melelahkan.

Mengapa wisata konser menjadi pendorong utama pemilihan tujuan liburan?

Jadwal artis atau festival kini menjadi faktor penentu utama karena tiket konser dianggap sebagai alasan utama memilih suatu kota. Hal ini mengubah logika perencanaan dari sekadar mencari aktivitas di destinasi tertentu menjadi memilih kota berdasarkan pertunjukan besar yang akan diadakan di sana.

Bagaimana pergeseran motivasi wisatawan dari era revenge travel ke tahun 2025?

Motivasi perjalanan telah berubah dari urgensi emosional pasca-pandemi menjadi pencarian makna dan keseimbangan hidup yang lebih terstruktur. Wisatawan kini memilih waktu dan pengalaman secara sadar berdasarkan nilai dan kecocokan dengan gaya hidup, bukan lagi sekadar impuls untuk membuktikan kemampuan bepergian.

Apa peran promo seperti B1G1 dalam adaptasi industri pariwisata saat ini?

Promo tersebut mencerminkan kebutuhan industri untuk beradaptasi dengan permintaan nilai yang lebih tinggi dari wisatawan yang kalkulatif. Hemat bukan lagi sekadar pilihan, melainkan menjadi ekspektasi utama karena wisatawan enggan membuang uang dengan sia-sia.

Sumber mana yang merangkum tren perjalanan yang mendominasi sepanjang 2025?

BBC merangkum tujuh tren perjalanan yang diprediksi akan mendominasi sepanjang tahun 2025. Di antara prediksi tersebut, konsep destination dupe dan wisata konser muncul sebagai dua penguasa baru yang mengubah cara wisatawan memilih tujuan.

0 responses
No responses yet. Be the first to add one.
Intan Permata
Follow this desk
Intan Permata
Create a free account to follow Intan Permata. New stories land in your feed, and you can save any of them to your own reading lists.
Your library & lists →
Intan Permata
WRITTEN BY THE AUTHOR
Intan Permata 2026-10-05 · 3 min read · 7 reads
View profile →
VERIFY THIS STORY
ASK AI
Intan Permata Keep subscribing to Intan PermataHer next filing reaches you the moment it publishes, on her own subdomain.
Up next
More
Statistics Search Become a creator Alliances About Terms Privacy